View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Nutrition Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Nutrition Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Hubungan antara Kebiasaan Sarapan dengan Kadar Hemoglobin dan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri MAN 1 Kota Bandung.

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (14.42Mb)
      Date
      2017
      Author
      Prativi, Afina
      Kustiyah, Lilik
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Remaja yang tidak sarapan beresiko lebih besar untuk mengalami anemia dibandingkan dengan remaja yang sarapan. Semakin cepat siklus menstruasi pada remaja akan meningkatkan resiko anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan kebiasaan sarapan dengan kadar hemoglobin dan siklus menstruasi pada remaja putri MAN 1 Kota Bandung. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional study, dengan subjek berjumlah 70 sampel yang terdiri dari 20 sampel mengalami anemia dan 50 sampel tidak anemia. Pengumpulan data karakteristik sampel dan keluarga, kebiasaan sarapan dan siklus menstruasi dikumpulkan dengan cara pengisian kuesioner dengan dipandu oleh peneliti. Data konsumsi pangan dikumpulkan dengan menggunakan metode SQ-FFQ. Kadar hemoglobin diukur dengan menggunakan metode Cyanmethaemoglobin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi anemia dalam penelitian ini sebesar 28.57%. Perbedaan antara karaktersitik sampel dan keluarga, kebiasaan sarapan, siklus menstruasi serta tingkat kecukupan energi, protein dan zat besi antara kelompok anemia dan tidak anemia adalah tidak berbeda signifikan (p>0.05). Kontribusi energi dan protein dari sarapan terhadap tingkat kecukupan tidak berbeda signifikan (p>0.05) antara sampel anemia dan tidak anemia, namun kontribusi energi dan protein pada kelompok anemia cenderung lebih rendah dibandingkan tidak anemia. Tidak terdapat hubungan (p>0.05) antara frekuensi sarapan dengan tingkat kecukupan gizi sehari (p>0.05). Begitu pun untuk tingkat kecukupan energi, protein dan zat besi tidak berhubungan (p>0.05) dengan kadar hemoglobin, akan tetapi terdapat hubungan negatif signifikan antara tingkat kecukupan protein (p=0.016, r=-0.287) dan zat besi (p=0.023, r=-0.271) dengan status gizi (IMT/U). Terdapat hubungan negatif signifikan antara frekuensi sarapan dengan lama menstruasi (p=0.04; r=-0.0246). Kesimpulan : sampel anemia cenderung memiliki tingkat kecukupan energi, protein dan zat besi yang lebih rendah daripada sampel tidak anemia. Selain itu, kadar hemoglobin sampel yang normal cenderung memiliki siklus menstruasi yang normal pula.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/90204
      Collections
      • UT - Nutrition Science [3187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository