Keragaan Perilaku Remaja Putri terkait Anemia Gizi, Aktivitas Fisik, dan Kebiasaan Makan di Pondok Pesantren Ummul Quro Bogor.
Abstract
Proporsi anemiapada remaja putri usia 10-18 tahun di Indonesia berdasarkan SKRT tahun 2012 sebesar 57.1%. Pengetahuan tentang anemia dapat mempengaruhi sikap dan perilaku remaja dalam pemilihan makanan yang selanjutnya akan mempengaruhi keadaan gizi termasuk status anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara perilaku remaja putri terkait anemia gizi, aktivitas fisik, dan kebiasaan makan pada santri putri di Pondok Pesantren Ummul Quro Bogor. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional study dengan jumlah contoh sebesar 78 orang yang merupakan kelas XI IPA. Pengetahuan, sikap, dan praktik diperoleh melalui pengisian kuesioner, aktivitas fisik diperoleh melalui recall aktivitas 2x24 jam, konsumsi pangan diperoleh melalui food recall 2x24 jam, serta kebiasaan makan diperoleh melalui food frequency questionnaire (FFQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap tentang anemia pada sebagian besar contoh tergolong cukup, sedangkan praktik anemia tergolong kurang. Terdapat hubungan yang signifikan pada aspek sebab-akibat anemia antara domain pengetahuan dan sikap(r= 0.265, p= 0.019). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku anemia dengan asupan dan tingkat kecukupan gizi pada contoh.
Collections
- UT - Nutrition Science [3187]
