View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Mathematics and Natural Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Mathematics and Natural Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kerapatan Vegetasi, Model Arsitektur Akar, Serta Simulasi Hidrodinamika Rhizophora apiculata Bl di Teluk Bone, Sulawesi Selatan.

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (28.40Mb)
      Date
      2017
      Author
      Rustam, Aswar
      Qayim, Ibnul
      Erizal
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Mangrove adalah satu-satunya ekosistem yang tumbuh dan berkembang di daerah pesisir, yaitu daerah pertemuan darat dan laut, yang dibentuk oleh interaksi biota, bentangan alam, aliran air, dan atmosfer lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis vegetasi hutan mangrove untuk membuat simulasi dari sistem perakaran Rhizophora apiculata Bl terkait kemampuannya dalam proses hidrodinamika fluida air laut di Dusun Lompo, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Kriteria tumbuhan yang dijadikan model acuan berusia minimum sekitar lima tahun dan memiliki tinggi minimum sekitar 2 m. Variabel yang diukur adalah tinggi dan diameter batang utama, panjang dan diameter akar primer, akar sekunder, serta akar tersier. Parameter dari simulasi adalah kecepatan rata-rata permukaan laut, tekanan dinamis air laut, serta koefisien seret Teluk Bone dengan menggunakan CFD. Berdasarkan hasil penelitian, daerah yang memiliki kerapatan padat berada pada kilometer kedua, sebesar 3 035 individu (10 117 individu/ha), kerapatan sedang berada pada kilometer pertama, sebesar 1 955 individu (6 517 individu/ha), dan kerapatan jarang berada pada kilometer ketiga, sebesar 1 024 individu (3 413 individu/ha). Kecepatan rata-rata air laut yang paling rendah berada pada pola tanam alami kerapatan padat, sebesar 1.102 m/s, sedangkan yang tertinggi berada pada pola tanam sejajar kerapatan jarang, sebesar 1.248 m/s. Tekanan dinamis terendah berada pada pola tanam alami kerapatan padat, sebesar 636.714 Pa, sedangkan yang tertinggi berada pada pola tanam sejajar kerapatan jarang, sebesar 792.009 Pa. Koefisien seret yang tertinggi berada pada pola tanam alami kerapatan padat, sebesar 0.135 (RMSE: 6x10-4), sedangkan yang terendah berada pada pola tanam sejajar kerapatan jarang, sebesar 0.033 (RMSE: 2x10-4).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88563
      Collections
      • MT - Mathematics and Natural Science [4149]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository