View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Animal Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Animal Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Konsumsi dan Kecernaan Nutrien Serta Kualitas Semen Domba Garut Dengan Ransum Bernilai Neraca Kation Anion Berbeda

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (40.99Kb)
      Full Text (259.9Kb)
      Postscript (4.039Mb)
      Cover (307.6Kb)
      Bab I (283.2Kb)
      Bab II (324.2Kb)
      Bab III (336.1Kb)
      Bab IV (322.4Kb)
      Bab V (278.2Kb)
      Bab VII (321.4Kb)
      Bab VI (347.8Kb)
      Daftar Pustaka (348.7Kb)
      Penutup (278.2Kb)
      Date
      2007
      Author
      Anggreini, Diah
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kebutuhan ternak akan energi, protein, lemak, serta vitamin dan mineral harus terpenuhi agar berproduksi secara optimum. Mineral berfungsi sebagai katalisator kerja enzim, menjaga keseimbangan membran sel, dan berperan penting dalam aktivitas mikroba rumen. Keseimbangan kation anion dalam ransum diketahui berperan dalam menjaga sel-sel tubuh untuk menjalankan fungsinya secara normal. Penelitian dilakukan di dua tempat, yaitu di kandang dan analisis sampel di Laboratorium. Penelitian ini menggunakan domba Garut jantan sebagai objek penelitian yang berasal dari Garut dengan umur 2.5 tahun dan telah mencapai tahap sexual maturity (kematangan seksual). Jumlah domba yang digunakan dalam penelitian sebanyak 12 ekor. Rataan bobot hidup awal domba penelitian per ekor 47 ± 5.22 kg. Penelitian ini mengkaji empat perlakuan ransum, yaitu: Basal = Ransum basal (RO), RN = RO + Zn-fitat 40 ppm, RB = RN+ DCAB (+40 mEq/100g), RA = RN + DCAB (-10 mEq/100g). Ransum basal terdiri atas hijauan dan konsentrat yang dicampur menjadi ransum komplit (complete feed). Neraca kation anion (dietary cation anion balance - DCAB) dihitung dengan rumus sebagai berikut: DCAB = (Na + K) – (Cl – S) (meq/100 g BK ransum). Hasil perhitungan nilai DCAB ransum basal dijadikan dasar dalam penambahan kation atau anion agar menjadi sebesar -10 dan +40. Penambahan Na2CO3 dan K2CO3, masing-masing menyumbangkan Na dan K, sedangkan penambahan CaCl2 dan CaSO4 masing-masing menyumbangkan anion Cl dan S. Zn-fitat ditambahkan sebagai sumber Zn. Hasil menunjukkan bahwa neraca kation anion yang berbeda dalam ransum domba Garut tidak memberikan efek yang negatif terhadap konsumsi, kecernaan, absorbsi mineral dan pertumbuhan. Ransum dengan neraca kation anion hanya akan menganggu absorpsi Ca pada nilai DCAB negatif. Volume semen meningkat jika domba diberi ransum dengan nilai DCAB positif. Kualitas makroskopis dan mikrokopis semen domba Garut tidak dipengaruhi oleh nilai DCAB ransum. Hal ini berarti bahwa DCAB ransum diduga hanya akan mengganggu metabolisme yang terkait dengan Ca. Kesimpulan menunjukkan bahwa neraca kation anion + 40 dan -10 tidak mengganggu metabolisme domba.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/8772
      Collections
      • MT - Animal Science [1304]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository