Hubungan antara Status Kerja Ibu dengan Konsumsi Pangan dan Status Gizi Anak Sekolah Dasar di Kota Bogor
View/ Open
Date
2016Author
Purnawati, Novia
Kustiyah, Lilik
Nurdin, Naufal Muharam
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status kerja ibu dengan konsumsi pangan dan status gizi anak sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan melibatkan 175 siswa dan dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2016. Contoh adalah siswa kelas lima dari SDN Polisi 1, SD Insan Kamil, MI Manbaul Islam dan MI Ianatusshibyan. Pengumpulan data karakteristik contoh dan sosial ekonomi keluarga dilakukan dengan cara pengisian kuesioner; data konsumsi pangan dikumpulkan dengan cara food recall 1x24 jam; dan status gizi ditentukan berdasarkan IMT/U, data berat dan tinggi badan ditentukan dengan pengukuran langsung. Contoh dengan status ibu bekerja ( 6% kurus, 21% gemuk) cendrung lebih banyak mengalami masalah gizi dibanding ibu tidak bekerja (6% kurus, 14% gemuk). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan positif antara status kerja ibu dengan tingkat kecukupan energi (p=0.001, r=0.251) dan karbohidrat (p=0.001, r=0.252). Terdapat hubungan signifikan negatif antara tingkat kecukupan energi (p=0.001, r=-0.255), protein (p=0.001, r=-0.240), lemak (p<0.0001, r=-0.287), dan karbohidrat (p=0.003, r=-0.220) dengan status gizi. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa contoh yang ibunya bekerja lebih banyak mengalami masalah gizi daripada contoh yang ibunya tidak bekerja. Tingkat kecukupan energi dan zat gizi makro pada contoh yang ibunya tidak bekerja cenderung lebih tinggi (mendekati kecukupan) daripada contoh yang ibunya bekerja.
Collections
- UT - Nutrition Science [3196]
