Hubungan Asupan Serat Makanan dan Air, serta Aktivitas Fisik dengan Pola Defekasi Mahasiswa Ilmu Gizi FEMA dan KSHE FAHUTAN IPB
View/ Open
Date
2016Author
Fajri, Yusuf Nurul
Sukandar, Dadang
Nurdin, Naufal Muharam
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan serat
makanan dan air, serta aktivitas fisik dengan pola defekasi pada mahasiswa Ilmu
Gizi FEMA dan KSHE FAHUTAN IPB. Desain penelitian ini adalah cross
sectional study dengan jumlah contoh sebanyak 80 mahasiswa Ilmu Gizi (GIZ) dan
Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata (KSH) IPB. Rata-rata asupan serat
kedua contoh masih sangat kurang (7.6 ± 2.7) g/hari. Rata-rata asupan cairan kedua
contoh juga tergolong dalam kategori kurang (2261.7 ± 538.1) mL/hari. Rata-rata
tingkat aktivitas fisik contoh KSH (1.5 ± 0.3) lebih tinggi dibanding contoh GIZ
(1.4 ± 0.1). Sebagian besar contoh baik GIZ ataupun KSH memiliki frekuensi BAB
lebih dari 3 kali/minggu, konsistensi feses normal, tidak merasakan nyeri ketika
buang air besar, dan hampir sebagian contoh (40%) mengalami keluhan konstipasi.
Berdasarkan uji beda Independent Sample T-Test terdapat perbedaan yang
signifikan (P<0.05) antara uang saku per bulan, asupan serat, konsumsi buah,
tingkat aktivitas fisik, dan frekuensi olahraga pada kedua contoh. Berdasarkan uji
korelasi Pearson, terdapat hubungan yang signifikan (P<0.05) antara asupan cairan
dengan frekuensi BAB dan keluhan konstipasi. Hasil uji regresi linear menunjukkan
bahwa asupan cairan, durasi olahraga, status gizi, dan persen lemak tubuh
berpengaruh terhadap frekuensi BAB contoh.
Collections
- UT - Nutrition Science [3187]
