Perancangan Supply-Demand Energi Pada Budidaya Ikan Nila Di PT Aquafarm Nusantara, Jawa Tengah
Abstract
Kegiatan budidaya ikan nila secara intensif standar ekspor membutuhkan masukan energi. Peningkatan efisiensi produksi dapat dilakukan dengan meningkatkan efisiensi penggunaan energi melalui perencanaan energi dalam kegiatan budidaya. Tujuan dari penelitian ini adalah melaksanakan audit energi di PT Aquafarm Nusantara dan merancang supply-demand energi pada pembenihan dan pembesaran ikan nila. Metode penelitian meliputi audit energi dan perancanagan energi menggunakan metode End-Use. Hasil audit energi menunjukkan bahwa masukan energi langsung pada unit pembenihan adalah 34666.12 MJ/ton benih ikan, unit pendederan 6820.51 MJ/ton bibit ikan, unit pembesaran kolam 5456.42 MJ/ton ikan nila segar dan unit pembesaran jaring apung 385.16 MJ/ton ikan nila segar. Perencanan energi pada unit pembenihan dan pembesaran menghasilkan tiga model matematika yang didasarkan pada kebutuhan energi listrik sebagai masukan energi terbesar. Secara teoritis, ketiga model tersebut dapat diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan perusahaan, tetapi untuk mengimplementasikan model tersebut, dibutuhkan penelitian yang lebih lanjut.
