View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Animal Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Animal Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kinetika Degradasi Bahan Kering Beberapa Bahan Pakan Ruminansia Serta Korelasinya Dengan Kecernaan Nutrien Secara In Vitro

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (11.98Mb)
      Date
      2017
      Author
      Rudi
      Suryahadi
      Jayanegara, Anuraga
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Hasil evaluasi kinetika degradasi bahan pakan in vitro dipengaruhi oleh karakteristik bahan pakan yang digunakan dalam inkubasi yang meliputi fraksi pakan mudah larut (fraksi a), seperti pati, protein, lemak, dan mineral yang larut; fraksi pakan potensial terdegradasi (fraksi b) yang terdiri atas komponen serat dengan tingkat degradasi lambat dan merupakan bagian dari dinding sel seperti selulosa, hemiselulosa dan lignin; dan laju degradasi fraksi b (c). Pemanfaatan hijauan seperti rumput gajah dan limbah industri pertanian berupa ampas tahu, kulit singkong, konsentrat dan bungkil kedelai sebagai bahan pakan diharapkan memberikan pengaruh positif dalam menunjang produktivitas ternak. Namun, perlu diperhatikan bahwa pemanfaatan limbah sebagai sumber pakan memiliki keterbatasan mengenai kualitas nutrien yang cukup beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinetika degradasi beberapa bahan pakan ruminansia secara in vitro. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan 5 bahan pakan (bungkil kedelai, rumput gajah, konsentrat, ampas tahu dan kulit singkong) dengan 3 ulangan. Hasil degradasi bahan kering menunjukkan adanya pengaruh nyata (p<0.05) bahan pakan bungkil kedelai pada fraksi a, nilai c dan Degradabilitas Efektif (DE). Bungkil kedelai memiliki fraksi mudah larut (a) lebih tinggi sebesar 31.62%, laju degradasi fraksi b (c) lebih tinggi sebesar 18.22%/jam dan Degradabilitas Efektif (DE) lebih tinggi sebesar 59.23% dibandingkan 4 bahan pakan lainnya. Hasil fermentasi bahan kering pakan di rumen dan kecernaan nutrien menunjukkan bungkil kedelai menghasilkan konsentrasi amonia (NH3) dan Volatille Fatty Acid (VFA) yang lebih tinggi, serta memiliki nilai kecernaan tertinggi pada degradasi protein kasar (DPK), kecernaan bahan kering (KcBK) dan Kecernaan protein kasar (KcPK). Protein bahan pakan ampas tahu didegradasi lebih lambat sehingga memiliki nilai By-pass protein kasar (BPK) lebih tinggi dari 4 bahan pakan lainnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bungkil kedelai dengan kandungan protein tinggi, laju degradasi fraki b (c) lebih tinggi dan didegradasi lebih efektif sehingga menghasilkan konsentrasi amonia (NH3 ) dan Volatille Fatty Acid (VFA) yang lebih tinggi, serta memiliki nilai kecernaan tertinggi pada degradasi protein kasar (DPK), kecernaan bahan kering (KcBK) dan kecernaan protein kasar (KcPK). Ampas tahu berpotensi menjadi sumber by-pass protein karena didegradasi lebih lambat oleh mikrobia rumen.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/84232
      Collections
      • MT - Animal Science [1304]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository