View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Mathematics and Natural Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Mathematics and Natural Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Triterpenoid Biji Alpukat (Persea Americana) Dan Aktivitas Sitotoksiknya Terhadap Sel Kanker Payudara Mcf-7 Dan Hati Hepg2

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (10.90Mb)
      Date
      2016
      Author
      Abubakar, Andi Nur Fitriani
      Achmadi, Suminar Setiati
      Suparto, Irma Herawati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Biji alpukat (Persea americana) dikenal sebagai salah satu tanaman obat dan memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder, yang memiliki aktivitas antioksidan, sitotoksik, dan antibakteri. Akan tetapi, upaya untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang berpotensi sebagai antikanker dalam biji alpukat masih kurang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi senyawa triterpenoid dari biji tersebut serta menentukan efektivitasnya dalam menghambat proliferasi sel kanker MCF-7 dan HepG2. Simplisia diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol (14.45%). Selanjutnya ekstrak etanol dipartisi dengan n-heksana untuk menghilangkan kandungan senyawa nonpolar. Pemisahan ekstrak etanol bebaslemak dengan kromatografi kolom gravitasi menggunakan eluen terbaik nheksana: etil asetat (3:7) dan sistem elusi isokratik menghasilkan 8 kelompok fraksi (F1-F8). Fraksi 3 (F3) menunjukkan senyawa tunggal dan berwujud kristal yang merupakan ciri khas triterpenoid. Rekristalisasi F3 dengan n-heksana diperoleh 124 mg (4.13% dari ekstrak etanol) serbuk putih. Dari hasil identifikasi dengan pelat kromatografi lapis tipis menggunakan pereaksi Lieberman Burchard terbentuk bercak hijau di bawah sinar ultraviolet (365 nm) yang menunjukkan positif terhadap triterpenoid. Identifikasi menggunakan spektrofotometri ultraviolet, spektrofotometer inframerah transformasi fourier, dan kromatografi cair spektroskopi massa menunjukkan bahwa isolat triterpenoid memiliki serapan maksimum pada panjang gelombang 217 nm, memiliki gugus hidroksi, karbon ikatan rangkap (C=C) yang tidak terkonjugasi, gugus C=O karboksilat, gugus metilena (-CH2), gugus metil (-CH3) dan gem dimetil dengan bobot molekul 505 g/mol dan diduga triterpenoid sikloartana. Hasil uji 3-(4,5-dimetiltiazol-2-il)2,5- difeniltetrazolium bromida menunjukkan bahwa isolat triterpenoid dapat menghambat proliferasi sel kanker MCF-7 dan HepG2 dengan nilai IC50 berturutturut 62.43 g/mL dan 12.03 g/mL serta aman terhadap sel normal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa triterpenoid dari biji alpukat memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai agen antikanker.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/82164
      Collections
      • MT - Mathematics and Natural Science [4149]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository