View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Mathematics and Natural Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Mathematics and Natural Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pemodelan Regresi Logistik Pada Kasus Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Dan Pengaruh Agregasi Data Terhadap Hasil Pendugaan

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (13.83Mb)
      Date
      2015
      Author
      Setyawan, Ant Benny
      Notodiputro, Khairil Anwar
      Indahwati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Notodiputro Dan Indahwati. Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) didefinisikan sebagai kelahiran hidup dengan berat badan di bawah 2500 gram tanpa memperhatkan usia kehamilan. Kejadian BBLR berkaitan erat dengan kematian bayi, kesakitan bayi, pertumbuhan fisik dan mental yang terhambat serta penyakit menahun ketika dewasa. Berdasarkan hanya pada Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali, sulit untuk memonitor apakah suatu kebijakan untuk menekan angka BBLR dapat dikatakan efektif. Oleh karena itu, pemodelan statistik, pada kasus ini, Regresi Logistik, diperlukan untuk menduga prevalensi BBLR. Permasalahan dalam pemodelan timbul pada dua sisi, sisi peubah respon dan peubah penjelas. Pada sisi peubah respon, data berat badan lahir memiliki dua dasar respon: data tercatat dan ingatan ibu. Sedangkan pada peubah penjelas, ketersediaan data individu tidak selalu terpenuhi, tetapi yang tersedia adalah data agregat. Permasalahan tersebut berpengaruh dalam akurasi dan presisi model yang dibangun. Pada tesis ini permasalahan pada sisi peubah respon diatasi dengan menyertakan peubah boneka dan memboboti amatan berdasarkan ragam tiap kelompok ke dalam model. Berdasarkan hasil dari model individu, tidak terdapat perbedaan nyata pada kedua kelompok akan tetapi pembobotan berdasarkan ragam meningkatkan kebaikan model. Pada sisi peubah bebas, untuk membandingkan setiap level aggregat, data diagregasikan pada level ibu, rumah tangga, cluster (blok sensus), dan kabupaten/kota. Peubah respon diagregasikan dari sebaran Bernoulli ke sebaran Binomial. Hasil pemodelan pada level individu, ibu dan rumah tangga cenderung mirip, sedangkan model blok sensus dan kabupaten/kota memiliki lebih sedikit jumlah penduga parameter yang nyata. AIC dan Luas area di bawah kurva Receiver Operating Characteristics (ROC) menurun drastis pada model level blok sensus dan kabupaten/kota, mengindikasikan penurunan kebaikan model. Agregasi data pada level yang lebih tinggi secara konsisten meningkatkan ragam pendugaan dan memperlebar pendugaan. Akan tetapi dibandingkan dengan selang pendugaan langsung pada prevalensi provinsi, selang pendugaan yang dihasilkan model cenderung lebih sempit.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/78917
      Collections
      • MT - Mathematics and Natural Science [4149]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository