View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Animal Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Animal Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      The Role of Vitamin E to Overcome Tropical Heat Stress Related with Expression of HSP70 Gene in Broiler

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.184Mb)
      Date
      2014
      Author
      Laras, Raymundus Genty
      Astuti, Dewi Apri
      Mutia, Rita
      Jakaria
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pengaruh cuaca dan iklim terhadap performa ternak broiler sudah lama dikaji oleh industri broiler dari hulu ke hilir, terutama di kawasan-kawasan yang terpapar temperatur dan kelembaban tinggi. Hal ini erat kaitannya dengan isu mengenai pemanasan global yang menjadi perhatian utama berbagai pihak (akademisi, pebisnis dan pemerintah). Cuaca dan iklim Indonesia sebagai negara tropis basah akan memicu stress akibat cekaman panas pada ternak broiler. Menghadapi kondisi ini, dari sisi ilmu nutrisi pakan, sudah banyak dilakukan usaha solutif dan upaya adaptif, salah satunya adalah dengan melakukan penambahan vitamin E ke dalam pakan sebagai antioksidan untuk menekan efek negatif dari pengaruh cekaman panas pada ternak. Pengaruh penambahan vitamin E pada pakan broiler terhadap mekanisme aktivitas metabolis di dalam tubuh perlu dianalisis hingga ke tingkat ekspresi gen, atau yang lebih dikenal sebagai kajian nutrigenom, untuk menggali kemungkinan-kemungkinan pemecahan masalah lebih lanjut terhadap dampak perubahan lingkungan bagi ternak broiler. Melalui pendekatan nutrigenomik kita dapat mengetahui bagaimana suatu nutrien mampu memodulasi gen dan ekspresi protein yang akan mempengaruhi metabolisme sel, status kesehatan, dan performa ternak. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan peran vitamin E dalam mengatasi stres panas lingkungan tropis dan pengaruhnya terhadap produktifitas, fisiologi darah, keseimbangan protein kasar serta kaitannya dengan gen heat shock protein 70 (gen HSP70) pada ayam broiler. Penelitian ini menggunakan tiga jenis perlakuan. Desain statistika yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL). Sebanyak 40 ekor ayam broiler ditempatkan pada kandang dengan satu buah pendingin udara dan satu buah exhaust fan (AC), 40 ekor ayam broiler berikutnya ditempatkan pada kandang lingkungan tropis basah dengan penambahan 225 mg/kg vitamin E pada pakannya (PE), dan 40 ekor sisanya ditempatkan pada kandang lingkungan tropis basah dengan pakan tanpa penambahan 225 mg/kg vitamin E. Data yang diperoleh dianalisa secara statistik menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) dan bila berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan. Peubah-peubah yang diamati dalam penelitian ini, meliputi: konsumsi pakan (K), konsumsi protein kasar (KPK), bobot badan (BB), pertambahan bobot badan (PBB), protein kasar daging (PD), efisiensi penggunaan protein kasar (EPP), konversi pakan (KP), mortalitas, hemoglobin (Hb), hematokrit (Hct), leukosit, eritrosit, heterofil, limfosit, rasio heterofil terhadap limfosit (H/L), monosit, eosinofil, basofil, dan ekspresi gen HSP70 pada sampel hipokampus maupun daging dada broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa K, KPK, BB, PBB, PD, EPP, Hb, hematokrit (Hct), leukosit, eritrosit, heterofil, limfosit, dan ekspresi gen HSP70 dari kelompok ayam broiler yang tidak tersuplementasi 225 mg kg-1 vitamin E pada pakannya (NE) lebih rendah [menunjukkan perbedaan yang nyata signifikan (P<0.05)] dibandingkan dengan kelompok yang diberi penambahan 225 mg kg-1 vitamin E (PE) dan dari kelompok ayam broiler pada kandang AC. Sebaliknya, nilai konversi pakan (FC), angka mortalitas, heterofil, rasio H/L, monosit, eosinofil, dan basofil nyata lebih tinggi pada kandang NE dibandingkan dengan kandang AC dan kandang PE. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa broiler yang diberi suplementasi 225 mg/kg vitamin E pada kandang yang terpapar panas lingkungan tropis sama bagusnya dengan broiler yang dipelihara pada kandang suhu nyaman AC pada performa (tampilan), respon fisiologis, dan ekspresi gen, serta keseimbangan protein. Dosis vitamin E sebanyak 225 mg kg-1 dapat menghambat pengaruh buruk dari paparan panas lingkungan tropis pada ayam broiler.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/72995
      Collections
      • MT - Animal Science [1304]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository