Pendugaan Nilai Pemuliaan Bobot Sadan Prasapih Oomba Priangan yang Menggunakan Model Direct Additive Genetic Effect, Maternal Genetic Effect dan Lingkungan Bersama serta Model Catatan Berulang
Date
2003Author
Dudi
Martojo, Harimurti
Noor, Ronny Rachman
Anang, Asep
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menduga nilai heritabilitas (h²) dan nilai
pemuliaan (NP) dengan menggunakan model direct additive genetic effect
(model 1), maternal genetic effect dan lingkungan bersama (model 2) serta
model catatan berulang (model 3) pada bobot lahir (BL), bobot sapih (BS), dan
pertambahan bobot badan harian (PBB) domba Priangan. Sejumlah 1237
catatan domba yang berasal dari 38 pejantan dan 732 induk telah dianalisis
dengan restricted maximum likelihood (REML) untuk menduga nilai heritabilitas,
dan best linear unbiased prediction (BLUP) untuk menduga nilai pemuliaan. Efek
tetap yang dimasukkan kedalam analisis adalah jenis kelamin, musim dan tipe
kelahiran.
Hasil penelitian menujukkan bahwa dugaan nilai h² untuk model 1 pada
BL, BS, dan PBB berturut-turut adalah 0,30 ± 0,09, 0,43 ± 0,26, dan 0,48 ± 0,17
sedangkan dengan model 2 dugaan nilai h² untuk BL, BS, dan PBB masingmasing adalah 0,09 + 0,04, 0,13 + 0,08, dan 0,19 +0,09. Nilai maternal genetic
effect (m²) untuk BL, BS, dan PBB masing-masing adalah 0,17± 0,05, 0,24 ±
0,09, dan 0,28 ± 0,08. Nilai lingkungan bersama (c²) untuk BL, BS, dan PBB
masing-masing adalah 0,63 ± 0,11, 0,58 ± 0,14, dan 0,47 ± 0,14. Ragam
genetik aditif dengan model 3 pada bobot badan prasapih adalah 0,64, ragam
lingkungan permanen 3,84 dan ragam lingkungan temporer 9,64, sedangkan
dugaan nilai heritabilitasnya adalah 0,05 ± 0,005 dan lingkungan permanennya
adalah 0,27 ± 0,008.
Collections
- MF - Animal Science [1374]


