View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Sistem Pengelolaan dan Kinerja Finansial Berbagai Model Agroforestry di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah

      Thumbnail
      View/Open
      fullteks (25.17Mb)
      Date
      2010
      Author
      Fajar, Irvan
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Permintaan kayu yang tinggi menumbuhkan inisiatif masyarakat untuk membangun hutan rakyat, namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahui sistem pengelolaan hutan rakyat yang baik dan dapat menguntungkan secara finansial. Wonosobo bagian utara dalam pengembangan hutan rakyat, masih banyak masyarakat yang menanam tanaman kehutanan hanya sebagai batas kepemilikan lahan saja karena pendapatan dari tanaman kehutanan tersebut dianggap kurang menguntungkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sistem pengelolaan agroforestry dan alasan pengembangan di lokasi penelitian, mengetahui kelayakan usaha secara finansial pada pengelolaan hutan rakyat, mengetahui sistem pemasaran kayu, serta mengetahui kontribusi pendapatan petani terhadap pendapatan total di Kabupaten Wonosobo. Penentuan responden dengan menggunakan metode stratified random sampling dengan jumlah responden sebanyak 45 orang yang didapat dari rumus slovin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilakukan dengan metode survey menggunakan alat bantu kuesioner dan didukung oleh teknik kuantitatif. Terdapat dua tipe agroforestry yang terdapat di Wonosobo, agrisilvicultural (albasia-cabe untuk tipe I, albasia-kopi untuk tipe III dan albasia-salak untuk tipe IV) dan silvopastural (albasia-HMT untuk tipe II). Hasil penelitian menunjukkan nilai kelayakan usaha hutan rakyat di Kabupaten Wonosobo pada berbagai strata kepemilikan lahan dari tipe agroforestry berdasarkan analisis finansial pada tingkat suku bunga 6,5% (suku bunga yg berlaku di Bank Indonesia tahun 2010) layak untuk diusahakan. Berdasarkan analisis pertambahan nilai (incremental analysis) dengan menghitung Δ BCR tiap strata, model agroforestry yang paling layak untuk diusahakan adalah pada tipe IV. Berdasarkan analisis sensitivitas, tipe IV masih layak diusahakan pada saat adanya peningkatan biaya operasional dan saat adanya penurunan produksi total sebesar 10%, 20% dan 30%. Hal tersebut membuktikan bahwa tidak ada pengaruh yang besar (tidak sensitif) terhadap perubahan NPV pada tipe IV sampai dengan perubahan 30%.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/63535
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository