View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Pemberian Aromatase Inhibitor melalui Pakan Buatan terhadap Keberhasilan Sex Reversal Ikan Nila Merah Oreochromis sp.

      Thumbnail
      View/Open
      Ringkasan (354.6Kb)
      Daftar Pustaka (360.7Kb)
      Cover (305.8Kb)
      full text (1.126Mb)
      BAB I (369.2Kb)
      BAB II (434.3Kb)
      BAB III (328.5Kb)
      BAB IV (569.1Kb)
      BAB V (305.8Kb)
      Date
      2010
      Author
      Kaban, Inggrika R. E.
      Carman, Odang
      Sudrajat, Agus Oman
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pengarahan kelamin ikan nila merah menjadi berjenis kelamin jantan dapat dilakukan dengan menggunakan aromatase inhibitor (AI) dosis tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh aromatase inhibitor yang diberikan melalui pakan buatan terhadap populasi monoseks jantan ikan nila merah Oreochromis sp. Penelitian dilaksanakan di Balai Budidaya Air Tawar Jambi, pada bulan Maret sampai Agustus 2009. Penelitian ini menggunakan 5 perlakuan yaitu penyemprotan pakan dengan AI dosis 1.500, 1.750, dan 2.000 mg/kg pakan, serta kontrol negatif (tanpa penyemprotan) dan positif (menggunakan 17-α methyl testosteron). Akuarium ukuran 60x50x40 cm diisi 60 ekor larva yang diberi perlakuan selama 5 hari setelah hari kedua kuning telur habis. Larva dipelihara selama 2 minggu di dalam akuarium dan diberi pakan buatan berupa tepung, kemudian dipindahkan ke hapa ukuran 85x85x100 cm dalam kolam berukuran 30x17x1,25 m dan dipelihara selama 6 minggu dan diberi pakan sesuai feeding rate sebelum kemudian dicek rasio jantan betinanya. Pemberian pakan dilakukan sebanyak 3 kali sehari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan AI 2.000 mg/kg pakan menghasilkan persentase jantan terbesar yaitu 97,0 % bila dibandingkan dengan perlakuan AI lainnya (87,7 % untuk AI dosis 1.500 mg/kg pakan dan 93,1 % untuk AI dosis 1.750 mg/kg pakan) maupun kontrol negatifnya yang hanya menghasilkan persentase jantan sebesar 64,6 %. Nilai tersebut menunjukkan bahwa perlakuan AI dosis 2.000 mg/kg pakan menghasilkan persentase jantan yang berbeda nyata dengan kontrolnya. Dosis AI 1.500 mg/kg pakan direkomendasikan sebagai dosis paling efektif untuk menggantikan hormon 17-α methyl testosteron.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/59462
      Collections
      • UT - Aquaculture [2191]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository