Evaluasi Kinerja Jaringan Irigasi pada Sistem Irigasi Micro Spray di Kebun Percobaan Tajur- PKBT IPB, Bogor.
Abstract
Pemenuhan air tanaman merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman. Ancaman kekeringan yang sering terjadi pada musim kemarau di Bogor merupakan salah satu pertimbangan diperlukannya teknologi irigasi yang memiliki efisiensi yang tinggi. Tujuan utama irigasi adalah untuk membasahi tanah dan memberikan kelembaban pada zone perakaran tanaman. Dari beberapa macam sistem irigasi, irigasi tetes merupakan salah satu sistem irigasi yang efisien dalam penggunaan air. Menurut Keller dan Bleisner (1990), irigasi tetes dapat dibagi menjadi empat tipe diantaranya adalah spray system. Micro spray merupakan suatu metode irigasi yang memakai teknik pembuatan hujan untuk memenuhi kebutuhan air tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja jaringan irigasi micro spray, yaitu meliputi : kesesuaian kondisi fisik tanah dengan sistem jaringan irigasi micro spray, keseragaman penyebaran air irigasi (EU) dan efisiensi irigasi (Es), waktu dan jumlah pemberian air irigasi, kondisi fisik dan fungsional jaringan irigasi micro spray. Pengoperasian sistem irigasi tetes meliputi pengaturan jumlah air dan selang pemberian air irigasi ditentukan berdasarkan nilai total air tersedia (TAW), air yang siap digunakan oleh tanaman (RAW), curah hujan efektif, dan evapotranspirasi tanaman. Berdasarkan parameter tersebut dapat diketahui jumlah air yang harus diberikan dan interval pemberian air irigasi. Penghitungan nilai koefisien penyebaran (EU) dari debit yang dikeluarkan sangat diperlukan untuk mengetahui efisiensi irigasi (Es) yang ada.
