Perubahan Biokimia selama Fermentasi Garam dengan Substrat Koji Kedelai dan Kecambahnya
Date
1999Author
Fauzi, Mukhammad
Satiawihardja, Budiatman
Apriyantono, Anton
Hartanti, Siti
Metadata
Show full item recordAbstract
Pada proses pembuatan kecap terdapat dua tahapan fermentasi, yaitu
fermentasi padat oleh kapang yang hasilnya disebut koji dan fermentasi dalam air
garam yang produknya disebut dengan moromi. Proses fermentasi garam
merupakan proses degradasi lebih lanjut oleh enzim-enzim hidrolitik kapang, bakteri
halofilik serta khamir terhadap komponen bahan dasar menjadi komponen yang
lebih sederhana.
Tujuan penelitian ini yaitu mempelajari perubahan-perubahan parameter
biokimia selama fermentasi garam terhadap koji dari kedelai dan kecambahnya
dengan menggunakan kultur bakteri asam laktat (BAL, Pediococcus halophilus)
maupun tanpa kultur BAL yang dilakukan secara aseptik. Secara khusus penelitian
ini dilakukan untuk mengetahui perubahan-perubahan senyawa beramino (FN atau
formol nitrogen dan N protein terlarut) dan gula pereduksi selama fermentasi garam
yang menggunakan koji (yang dibuat secara aseptik dengan menggunakan kultur
murni, Aspergillus sojae), koji dan kultur BAL serta koji dengan fermentasi spontan.
Penelitian dilakukan dalam dua tahap, tahap pertama dilakukan untuk
mengetahui umur optimum kecambah kedelai dan tahap kedua untuk mempelajari
perubahan biokimia selama fermentasi garam. Penelitian tahap pertama diharapkan
memperoleh kecambah yang mempunyai kualitas lebih baik kandungan senyawa
nitrogen dalam hal ini rasio N protein terlarut/N total yang lebih tinggi dari
kedelainya. Penelitian tahap kedua dilakukan dengan membuat moromi di
laboratorium dengan 3 macam cara fermentasi garam, yaitu proses moromi tanpa
mikroba, proses moromi dengan penambahan kultur BAL dan proses moromi secara
fermentasi spontan dengan menggunakan substrat koji kedelai dan kecambahnya.
Fermentasi garam dilakukan selama 45 hari dan pada selang waktu tertentu (0, 6,
12, 18, 24, 31, dan 45 hari) dilakukan pengamatan pH, total asam, gula peredu


