Pendekatan Gee dan Quasi-Likelihood Dalam Generalized Linfar Mixed Model
Abstract
Generalized Linear Mixed Models (GLMM) merupakan teori model linear
yang menyertakan pengaruh acak dan pengaruh tetap dalam model dengan
peubah respons (outcome) yang tidak harus menyebar normal. GLMM adalah
hasil perkembangan dari dua model yaitu linear mixed models (LMM) dan
generalized linear models (GLM). Dalam perkembangannya GLMM menawarkan
suatu teori model linear yang lebih menyeluruh dalam mengungkap hal-hal
yang lebih kompleks terutama yang berkaitan dengan pengaruh acak,
komponen ragam dan bentuk sebaran data peubah respons yang tidak normal.
Untuk menduga parameter dalam GLMM, metode maksimum likelihoop
digunakan sebagai pendekatan standar. Akan tetapi masalah komputasi masih
menjadi hambatan karena fungsi likelihood yang diperoleh menjadi tidak
sesederhana seperti pada model linear klasik. Metode-metode pendekatan dan
alternatif telah banyak disampaikan para pakar seperti: metode Monte Carlo
ML (Karim dan Zeger, 1992; McCulloch, 1997), aplikasi algoritma EM (Steele,
1996; Aitkin, 1999), quasi-likelihood (Breslow dan Clayton, 1993; Wolfinger dan
O'Connell, 1993; Pawitan, 1998).


