Penerapan Metode Regresi Berstruktur Pohon Pada Pendugaan Masa Rawat Kelahiran Bayi (Studi Kasus di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung)
Date
1999Author
Kudus, Abdul
Aunuddin
Wigena, Aji Hamim
Sunarlim, Bunawan
Metadata
Show full item recordAbstract
Metode regresi berstruktur pohon merupakan alat untuk mengeksplorasi
data yang berukuran besar dan kompleks. Kekompleksan tersebut bisa berupа
dimensinya yang tinggi, jenis datanya yang campuran (misal kontinu dan
kategorik) atau struktur datanya yang tidak baku. Perluasan metode ini untuk
analisis data tersensor mempertimbangkan sifat-sifat data tersensor dan prosedur
metode regresi berstruktur pohon.
Ada dua pendekatan metode regresi berstruktur pohon bagi analisis data
tersensor, yaitu pendekatan ukuran pemisahan (separation measure) dan
pendekatan ukuran kehomogenan (homogeneity measure). Penerapan kedua
pendekatan tersebut pada data masa rawat kelahiran bayi (data tersensor)
memberikan hasil yang mirip. Hasil tersebut mendukung pengelompokan bayi
menurut WHO yang sudah dilakukan sejak tahun 1961.
Terdapat lima kelompok bayi berdasarkan masa rawat kelahirannya, yaitu
(1) kelompok bayi paling lemah dengan sifat berat lahirnya yang sangat rendah,
(2) kelompok bayi lemah dengan sifat berat lahirnya yang rendah, (3) kelompok
bayi dengan kekuatan sedang yang bersifat berat lahir cukup tetapi mengalami
gangguan fisiologis pernapasan pada masa rawat kelahirannya, (4) kelompok bayi
yang kuat yang mempunyai ciri berat lahir cukup, tidak mengalami gangguan
fisiologis pernapasan pada masa rawat kelahirannya tetapi pendidikan ibunya
maksimal lulus SD dan (5) kelompok bayi paling kuat yang bersifat berat lahir
cukup, tidak mengalami gangguan fisiologis pernapasan selama masa rawat
kelahirannya dan pendidikan ibunya minimal lulus SMP.


