|
Abstract:
|
Modal dasar pembangunan subsektor peternakan nasional sangat
ditentukan oleh pemilikan, pelestarian dan pemanfaatan sumberdaya hayati ternak
baik berupa ternak yang sudah dikembangkan maupun yang masih dipelihara
secara subsisten. Kerbau merupakan ternak ruminansia besar yang penting bagi
masyarakat Indonesia. Kerbau di Indonesia selain digunakan sebagai tanaga kerja,
juga digunakan sebagai sumber daging. Kontribusi daging kerbau terhadap
pemenuhan kebutuhan daging nasional masih sangat rendah, yaitu 2,03%. Tingkat
konsumsi yang rendah tersebut dapat dipengaruhi oleh latar belakang budaya
konsumen, selain kualitas daging juga merupakan faktor penentu bagi konsumen
dalam memilih daging yang akan dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk
mendapatkan informasi tentang kualitas daging kerbau yang datanya masih sangat
terbatas, juga informasi keragaman gen pertumbuhan atau growth hormone (GH)
dan growth hormone receptor (GHR) kerbau, serta kemungkinannya digunakan
sebagai penanda kualitas daging kerbau. |