|
Abstract:
|
Kambing adalah salah satu jenis ternak yang potensial dikembangkan
menjadi penghasil daging dan susu di Indonesia. Pemeliharaan kambing perah
dapat menyediakan kebutuhan akan protein hewani yang bernilai biologis tinggi
serta mineral esensial dan vitamin asal ternak. Susu kambing memiliki komponenkomponen
susu, salah satunya adalah laktoferin sebagai zat anti mikroba.
Laktoferin pada susu mampu mengikat ion besi dari mikroba sehingga
menghambat pertumbuhan mikroba dan dapat dimanfaatkan untuk pengayaan
maupun fortifikasi susu. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mempelajari pengaruh
hari pemerahan yang berbeda terhadap komposisi kimia kolostrum dan susu
kambing bangsa PE, Jawarandu dan SAPE, meliputi kadar bahan kering, bahan
kering tanpa lemak, protein, berat jenis, dan pH, (2) melakukan isolasi laktoferin
asal kolostrum dan susu kambing bangsa PE, Jawarandu dan SAPE, dan (3)
menentukan konsentrasi laktoferin pada kolostrum dan susu kambing bangsa PE,
Jawarandu dan SAPE. |