Aplikasi Sistem Pakar untuk Penanganan Pasca Panen Buah-Buahan
Abstract
Volume ekspor buah di Indonesia dibandingkan dengan volume produksinya masih terlihat relatif kecil. Data Deptan 1996 dan Vademekum Pemasaran 1996 menunjukkan bahwa ekspor buah pisang dan pepaya pada tahun 1993 sebesar 0.942 % dan 0.0006 % dari totai produksi buah tersebut. Kecilnya volume ekspor tersebut disebabkan oleh beberapa ha1 antara lain produksi yang ada digunakan untuk konsumsi dalam negeri, adanya persaingan dengan negara pengekspor buah lainnya dan atau belum r.erpenuhinya kualitas buah yang diminta pasar, terutama pasar internasional.

