View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Aspek Biologis Caplak Sapi Boophilus Microplus (Canestrini, 1887) Indonesia Dalam Kondisi Laboratorium (The Biological Aspects

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (186.3Kb)
      Full Text (1.046Mb)
      Date
      2001
      Author
      Harahap, Imam Sulistiana
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      pemakaian kaidah imunologi untuk Indonesia belum pernah dilakukan. Untuk itu, pencarian standardisasi sangatIah perlu dilakukan guna mengetahui efektifitas antigen yang digunakan. Antigen dari ekstrak usus caplak betina B. micro plus digunakan agar menggertak sistem tanggap kebal sapi. Adanya pemaparan antigen ekstrak usus caplak tersebut, sistem kekebalan sapi diharapkan akan muncul. Timbulnya kekebalan buatan ini lebih besar daripada kekebalan alami yang timbul akibat infestasi secara alamo Timbulnya kekebalan, menyebabkan sapi resisten terhadap caplak. Resistensi sapi dapat diketahui dengan pengukuran titer antibodi sapi dengan uji-uji pengikatan antigen-antibodi, seperti ELISA, Dot Blot, AGPT, Mancini test dan ko-aglutinasi. Adanya perubahan parameter aspek biologis caplak juga dapat dipakai untuk mengetahui adanya resistensi sapi terhadap caplak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui beberapa aspek biologis normal caplak B. microplus isolat asal Indonesia sebagai standar dan acuan efektifitas vaksin ekstrak usus caplak. Aspek tersebut meliputi bobot dan ukuran tubuh caplak jenuh darah (engorged), periode prapeneluran, periode peneluran, periode inkubasi telur sampai menetas, bobot telur tiap caplak, ukuran telur, jumlah telur yang dihasilkan, daya tetas telur, daya hidup larva tanpa nutrisi dalam kondisi laboratorium dengan suhu 29,25°C dan kelembaban relatif 63,6 % serta periode parasitik pada tubuh sapi. Hasil menunjukkan kisaran periode prapeneluran 2-6 hari, periode peneluran 14-16 hari, periode inkubasi telur 24-27 hari, daya hidup larva tanpa nutrisi 90-120 hari, periode parasitik 19-24 hari, rataan ukuran tubuh 9 x 6 mm, bobot badan sebelum dan setelah bertelur 128,2 mg dan 58 mg, bobot telur tiap ekor 50,55 mg, jumlah telur 1.083,7 butir, ukuran telur 0,64 x 0,45 mm serta daya tetas telur lebih dari 50 %. Perbandingan antara pra dan pascavaksinasi dengan melihat parameter tersebut, efektifitas pengembangan vaksin ekstrak usus caplak B. microplus dapat diketahui.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/21742
      Collections
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology [1047]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository