Pengaruh Keadaan Sosio-Ekonomi terhadap Pola konsumsi Makan dan Hubungannya dengan Obesitas pada Lansia
Abstract
Data sensus penduduk menunjukkan adanya peningkatan jumlah orang lanjut usia (lansia) di Indonesia dari tahun ke tahun. Bersamaan dengan peningkatan tersebut kemajuan ekonomi, teknologi di bidang industri, komunikasi dan transportasi, terutama di kota-kota besar, dikhawatirkan dapat merubah gaya hidup seseorang termasuk pola hidup sedentary (aktivitas sedang) dan pola makannya yang cenderung mengkonsumsi makanan yang tinggi kadar lemaknya. Didukung adanya fasilitas dan sarana yang memadai sehingga sesuatu pekerjaan dapat dilakukan dengan mudah dapat menyebabkan terjadinya pemasukan energi yang melebihi pengeluarannya. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh keadaan sosio-ekonomi terhadap pola konsumsi makan dan hubungannya dengan status gizi (khususnya obesitas) pada lansia. Adapun tujuan khusus dari penelitian ini adalah : 1) Mengetahui keadaan sosio-ekonomi responden dan pengaruhnya terhadap tingkat kecukupan zat gizi (energi, lemak, protein). 2) Mengetahui hubungan antara tingkat kecukupan energi, protein dan lemak dengan obesitas. 3) Mengetahui hubungan antara kebiasaan makan dengan obesitas. 4) Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan gizi dengan obesitas. 5) Mengetahui hubungan antara frekuensi olahraga dengan obesitas.
Collections
- UT - Nutrition Science [3187]

