Efektivitas Beberapa Metode Kriopreservasi Tereadap Daya Tahan Hldup Morula Dan Blastosis
Date
2002Author
Sari, Widya
Djuwita, Ita
Supriatna, Iman
Margawati, Endang Tri
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan beberapa metoda kriopreservasi dan pengaruh tahap perkembangan embrio, terhadap daya tahan hidup embrio mencit hasil kriopreservasi. Hasil penelitian ini dimaksudkan menjadi sumber informasi untuk memperbaiki dan meningkatkan keberhasilan program kriopreservasi di Indonesia. Percobaan dilakukan dengan rancangan acak kelompok (RAK) pola faktorial 4x2 dengan 8 kombinasi perlakuan sebanyak 4 ulangan. Faktor pertama adalah metode kriopreservasi (M), yaitu: bertahap konvensional dengan ujung straw terbuka dan direhidrasi bertahap + sukrosa 0,3 M (M1), bertahap konvensional dan direhidrasi langsung pada sukrosa 0,5 M dengan ujung straw terbuka (M2) dan tertutup (M3) serta metode kriopreservasi cepat dengan ujung straw tertutup dan direhidrasi langsung pada sukrosa 0,5 M (M4). Faktor kedua adalah tahap perkembangan embrio (E) yaitu: tahap perkembangan morula (E1) dan blastosis (E2).


