Keragaman Cendawan Mikoriza Arbuskula pada Ekosistem Lahan Pascatambang Kaolin dan Hutan Kerangas di Kabupaten Belitung
Date
2025Author
Aulia, Muhammad Hilman
Nampiah
Astuti, Rika Indri
Yulandi, Adi
Metadata
Show full item recordAbstract
Simbiosis Mikoriza Arbuskula (MA) berperan penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman dan karakteristik tanah di lahan terdegradasi dan hutan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan keragaman komunitas Cendawan MA pada lahan pascatambang kaolin dengan hutan kerangas alami di sekitarnya sebagai kontrol pembanding menggunakan pendekatan morfologi dan molekuler. Analisis morfologi dilakukan melalui identifikasi spora yang diisolasi dari kultur pot penangkaran, sementara analisis molekuler menggunakan sekuensing SSU rRNA dari akar tanaman (metagenomik-NGS) dan kultur spora tunggal (Sanger sequencing). Hasil menunjukkan bahwa kolonisasi akar serta kekayaan dan keragaman Cendawan MA secara signifikan lebih tinggi di ekosistem hutan kerangas dan ekoton dibandingkan lahan pascatambang. Analisis metagenomik berhasil mengidentifikasi 33 Amplicon Sequence Variants (ASV) Glomeromycota dari lima genus, sedangkan identifikasi morfologi menemukan sembilan spesies. Kultur spora tunggal menghasilkan tingkat sporulasi rendah (8,6%), namun bermanfaat untuk konfirmasi identitas spesies. Meskipun kedua pendekatan menghasilkan pola komposisi yang berbeda, keduanya mengonfirmasi sensitivitas komunitas Cendawan MA terhadap gangguan penggunaan lahan. Studi ini menegaskan pentingnya kombinasi pendekatan morfologi dan molekuler untuk pemahaman komprehensif yang dapat mendukung pemanfaatan Cendawan MA sebagai bioinokulan dalam program restorasi ekologis.
