Karakteristik Morfologi Kandidat Mutan Lamtoro Cv. Tarramba Generasi M2 Pada Cekaman Tanah Masam
Date
2025Author
Pascal
Permana, Asep Tata
Soewondo, Panca Dewi Manu Hara Karti
Metadata
Show full item recordAbstract
Potensi tanah masam yang besar di Indonesia. Upaya memanfaatkan tanah masam
dapat dilakukan melalui pengembangan lamtoro tarramba yang toleran cekaman
tanah masam. Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi tentang viabilitas
benih, daya bertahan hidup, serta mengevaluasi karakteristik morfologi kandidat
mutan lamtoro tarramba toleran cekaman tanah masam generasi M2 pada tanah
masam pH 4,0 dengan melihat dari indeks konsentrasi karakteristik morfologinya
untuk mendapatkan kandidat mutan dengan kualitas yang unggul. Penelitian
dilaksanakan selama 84 hari di Laboratorium Lapang Agrostologi, Bogor,
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 6 perlakuan, kandidat mutan
lamtoro generasi M2 identitas GLM.0, GLM.1, GLM.8, GLM.9, GLM.10 sebanyak
100 ulangan dan kontrol sebanyak 20 ulangan. Parameter yang diamati meliputi
viabilitas benih, daya bertahan hidup, karakteristik morfologi, dan indeks
konsentrasi karakteristik morfologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandidat
mutan lamtoro tarramba toleran cekaman tanah masam generasi M2 yang
mempunyai karakteristik morfologi yang unggul, ditunjukan oleh identitas GLM.1,
GLM.8, dan GLM.10 sebagai kandidat terbaik. Simpulan penelitian ini adalah
kandidat mutan lamtoro tarramba toleran cekaman tanah masam generasi M2 pada
tanah masam pH 4,0 perlakuan GLM.1, GLM.8, dan GLM.10 menunjukkan indeks
konsentrasi karakteristik morfologi yang unggul dibandingkan dengan perlakuan
lainnya. The great potential of acidic soil in Indonesia. Efforts to utilize acidic soil can be
done through the development of lamtoro tarramba that is tolerant to acidic soil
stress. This study aims to obtain information on seed viability, survival rate, and
evaluate the morphological characteristics of M2 generation lamtoro tarramba
mutant candidates tolerant to acidic soil stress on acidic soil with a pH of 4.0 by
examining the morphological characteristic concentration index to obtain mutant
candidates with superior quality. The study was conducted over 84 days at the
Agrostology Field Laboratory in Bogor, using a Completely Randomized Design
(CRD) with 6 treatments, M2-generation lamtoro tarramba mutant candidates
identified as GLM.0, GLM.1, GLM.8, GLM.9, and GLM.10, each with 100
replicates, and a control group with 20 replicates. The parameters observed included
seed viability, survival rate, morphological characteristics, and morphological
characteristic concentration index. The results showed that the M2 generation lamtoro tarramba mutant candidates tolerant to acidic soil stress with superior
morphological characteristics, as indicated by the identities GLM.1, GLM.8, and
GLM.10, were the best candidates. The conclusion of this study is that the M2
generation lamtoro tarramba mutant candidates tolerant to acidic soil stress on
acidic soil with a pH of 4.0, treated with GLM.1, GLM.8, and GLM.10, showed
superior morphological characteristic concentration indices compared to other
treatments.
