Pengaruh Naungan Berbeda terhadap Kandungan Total Fenolik, Flavonoid, dan Aktivitas Antioksidan Daun Kumis Kucing
Date
2025Author
Hasania, Melati Banita Tsamarah
Ambarsari, Laksmi
Nurcholis, Waras
Metadata
Show full item recordAbstract
Tanaman kumis kucing (Orthosiphon stamineus) mengandung senyawa
fenolik dan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan alami. Penelitian ini
bertujuan mengukur kandungan fenolik, flavonoid, dan aktivitas antioksidan daun
kumis kucing yang diberi perlakuan naungan. Perlakuan naungan terdiri dari
tanaman kontrol (tanpa naungan), 25%, 50%, dan 75%. Ekstrak diperoleh dengan
metode MAE dan dianalisis kadar fenolik total (Folin-Ciocalteu), flavonoid total
(AlCl3), serta kapasitas antioksidan (ABTS dan CUPRAC). Hasil menunjukkan
naungan 75% terbukti meningkatkan kandungan flavonoid, dengan kadar tertinggi
yang diperoleh sebesar 5,311 mg QE/g sedangkan kandungan fenolik dan aktivitas
antioksidan tidak terpengaruh oleh pemberian naungan dibanding tanaman kontrol
tanpa naungan. Korelasi positif signifikan terjadi antara kadar fenolik dan aktivitas
antioksidan CUPRAC, sementara korelasi kadar flavonoid dengan antioksidan
ABTS dan CUPRAC bersifat negatif. Hasil penelitian menunjukkan intensitas
cahaya memengaruhi kandungan senyawa bioaktif yaitu flavonoid daun kumis
kucing.
Collections
- UT - Biochemistry [1466]
