Evaluasi Pemberian Tepung Daun Gedi (Abelmoschus Manihot L.) Dalam Ransum Terhadap Kualitas Karkas Dan Organ Reproduksi Puyuh
Abstract
Tanaman gedi dapat dikembangkan menjadi sumber antioksidan baru. Kualitas karkas dan organ reproduksi menjadi indikator penting dalam produktivitas puyuh. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pemberian tepung daun gedi (TDG) dalam ransum terhadap kualitas karkas dan organ reproduksi puyuh. Percobaan ini menggunakan 200 ekor puyuh berumur 6 minggu sampai 16 minggu. Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan dalam penelitian dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan yang terdiri atas P0 (ransum kontrol), P1 (ransum mengandung 1% TDG), P2 (ransum mengandung 2% TDG), P3 (ransum mengandung 3% TDG), dan P4 (ransum mengandung 4% TDG). Peubah yang diamati yaitu persentase bobot karkas dan non karkas, bobot dan panjang relatif organ reproduksi, dan jumlah folikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian 4% TDG nyata (P<0,05) meningkatkan persentase karkas dan panjang relatif magnum, dan sangat nyata meningkatkan (P<0,01) persentase paha atas namun, menurunkan persentase dada dan darah pada puyuh. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian TDG pada taraf 1% atau P1 merupakan pemberian terbaik karena meningkatkan persentase karkas dan dada puyuh serta tidak menurunkan persentase darah pada tubuh puyuh.
