Evaluasi Minyak Atsiri Tanaman dengan Konsentrasi Berbeda sebagai Aditif Pakan terhadap Fermentasi Rumen In Vitro
Abstract
Minyak atsiri memiliki potensi sebagai aditif pakan alami untuk meningkatkan efisiensi fermentasi rumen dan mengurangi produksi metana. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh minyak atsiri jahe, pala, daun cengkeh, dan daun teh dengan konsentrasi berbeda terhadap fermentasi rumen secara in vitro. Fermentasi dilakukan dengan penambahan minyak atsiri pada dosis 250 µL/L dan 500 µL/L, dengan parameter yang diamati meliputi total produksi gas, produksi metana, kinetika gas, pH, konsentrasi amonia (NH3), VFA parsial, DBK, dan DBO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan minyak atsiri pala pada dosis tertinggi 500 µL/L (CDP 2) menunjukkan pengaruh nyata dalam menekan produksi metana rumen secara efektif mempertahankan degradasi bahan kering degradasi bahan organik dan terjadi penurunan pada total VFA, proses fermentasi tetap berlangsung dengan baik yang ditunjukkan oleh produksi gas yang relatif stabil. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi efektivitasnya dalam skala in vivo.
