Karbon Aktif/Nikel dari Ganggang Hijau (Ulva lactuca) sebagai Katalis Transesterifikasi Minyak Jelantah Menjadi Biodiesel
Abstract
Ganggang hijau (Ulva lactuca) merupakan biomassa terbarukan yang berpotensi sebagai bahan baku karbon aktif untuk katalis heterogen dalam konversi minyak jelantah menjadi biodiesel melalui proses transesterifikasi. Dalam penelitian ini, karbon aktif yang berasal dari Ulva lactuca dan dimodifikasi dengan logam nikel (KAGH/Ni) untuk meningkatkan efisiensi reaksi. Karakterisasi katalis menggunakan FTIR, SEM-EDX, dan XRF menunjukkan perubahan spektrum yang mengindikasikan keberhasilan impregnasi Ni ke dalam karbon aktif, dengan puncak karakteristik vibrasi Ni-O. Perubahan morfologi permukaan katalis yang menjadi lebih kasar dan heterogen setelah modifikasi serta distribusi unsur Ni yang merata dalam karbon aktif ditunjukkan dengan peningkatan signifikan kandungan Ni hingga 74,41%. Minyak jelantah yang digunakan memiliki densitas 909,6 kg/m³ dan kandungan asam lemak bebas 2,82%. Transesterifikasi dengan katalis KAGH/Ni menghasilkan biodiesel dengan komponen utama Metil Palmitat 38,1%, Metil Oleat 33,59%, Metil Oktadek-9-enoat 13,29%, dan Metil Stearat 10,56%, berdasarkan hasil GC-MS. Hasil ini menunjukkan bahwa biodiesel yang dihasilkan memiliki karakteristik yang mirip dengan biodiesel berbasis minyak nabati. Biodiesel yang dihasilkan memiliki densitas 864,3–865,5 kg/m³ dan nilai asam 0,139–0,419 mg-KOH/g, memenuhi standar SNI 7182:2015. Hasil penelitian membuktikan bahwa KAGH/Ni efektif dalam meningkatkan efisiensi transesterifikasi minyak jelantah menjadi biodiesel serta berpotensi sebagai katalis heterogen yang ramah lingkungan.
