Persepsi Risiko terhadap Minat Melakukan Pinjaman Online sebagai Alternatif Pembiayaan Pendidikan
Abstract
Pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun, tingginya biaya menjadi hambatan bagi banyak orang untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), biaya pendidikan naik 10%-15% setiap tahun, dengan biaya perguruan tinggi mencapai Rp14,47 juta pada 2020/2021. Kenaikan biaya pendidikan di beberapa universitas turut menambah beban mahasiswa. Di sisi lain, kemajuan teknologi keuangan menawarkan solusi pembiayaan melalui pinjaman online. Namun, opsi ini seringkali disertai dengan berbagai risiko. Tujuan penelitian ini menganalisis persepsi risiko terhadap minat melakukan pinjaman online sebagai alternatif pembiayaan pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel voluntary sampling dan menggunakan metode analisis Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan semua aspek pada persepsi risiko yang terdiri dari risiko keuangan, risiko keamanan, risiko psikologis, dan risiko kinerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap minat melakukan pinjaman online sebagai alternatif pembiayaan pendidikan.
Collections
- UT - Management [3631]
