Sistem Rantai Pasok Buah Melon Menggunakan Teknologi Blockchain
Date
2024Author
Nisyah, Noer Arbian
Hermadi, Irman
Priandana, Karlisa
Metadata
Show full item recordAbstract
Melon merupakan salah satu komoditas hortikultura bernilai tinggi sehingga menjadi salah satu buah yang sering ditemui dan dikonsumsi masyarakat. Sebagai salah satu buah yang populer, melon berpotensi memberikan kontribusi terhadap perekonomian negara apabila proses distribusi dan produksinya dikelola dengan baik. Selain itu, kesadaran masyarakat dalam mengkonsumsi buah yang minim bahan kimia dengan kualitas terbaik semakin meningkat. Sehingga penting bagi otoritas rantai pasok dalam menjamin keamanan produknya. Rantai pasok memerlukan suatu sistem yang mampu menyajikan informasi dengan karakteristik terpercaya, dapat dilacak dan transparan.
Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem rantai pasok yang efisien dan akurat dalam menyampaikan informasi kepada konsumen. Solusi atas permasalahan tersebut yaitu dengan menggunakan teknologi blockchain. Blockchain adalah teknologi dimana semua transaksi bersama dicatat tanpa menghapus catatan transaksi sebelumnya. Teknologi ini dapat membantu setiap pelaku rantai pasok buah melon dalam melakukan pencatatan transaksi buah melon. Pencatatan transaksi yang transparan dapat meningkatkan kepuasan dan kepercayaan konsumen terhadap kualitas buah melon yang akan dikonsumsi.
Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengembangkan dan mengimplementasikan teknologi blockchain dalam sistem ketertelusuran pada rantai pasok melon sehingga informasi yang disajikan memiliki karakteristik aman, transparan, dan traceable. Metode yang digunakan untuk pengembangan sistem adalah metode prototyping. Framework blockchain yang digunakan adalah hyperledger fabric. Framework ini dipilih karena merupakan salah satu jaringan blockchain private dimana setiap anggota dapat berinteraksi sesuai dengan kode rantai yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan dengan metode blackbox testing dan postman, menunjukkan bahwa sistem telah berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Studi ini secara efektif telah mengembangkan prototipe berbasis blockchain untuk rantai pasok melon, yang dikenal sebagai Melon App. Melons are a prominent high-value horticultural commodity frequently encountered and consumed by the public. As a popular fruit, melons has the potential to contribute to the country's economy if its distribution and production are managed well. Furthermore, there is an increasing societal awareness regarding the consumption of fruits with minimal chemical use and top-notch quality. Therefore, it is crucial for supply chain authorities to ensure the safety of these products. The supply chain requires a system that is able to present information with the characteristics of trusted, traceable and transparent.
Therefore, an efficient and precise supply chain system is required to disseminate information to consumers. The solution to this challenge lies in the utilization of blockchain technology. Blockchain is a technology where all shared transactions are recorded without deleting previous transaction records. This technology can assist every actor in the melon fruit supply chain in recording melon fruit transactions. Transparent transaction records can enhance consumer satisfaction and trust in the quality of the melon fruit to be consumed.
The main objective of this study is to develop and implement blockchain technology in a traceability system in the melon supply chain. The method used for system development is the prototyping method. The blockchain framework used is hyperledger fabric. This framework was chosen because it is one of the private blockchain networks where each member can interact according to the predefined chain code Based on the results of tests carried out using the blackbox testing and postman methods, it shows that the system has run well according to the expected goals. This study has effectively developed a blockchain-based prototype for the melon supply chain, known as Melon App.
