Peran Liso-Fosfolipid Dalam Pakan Buatan Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Benih Lobster Pasir (Panulirus homarus)
Date
2024Author
Hanif, Abdullah Aslam
Fauzi, Ichsan Achmad
Jusadi, Dedi
Metadata
Show full item recordAbstract
Salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan
kelangsungan hidup lobster pasir (Panulirus homarus) yaitu pakan. Pakan buatan
yang dapat meningkatkan kinerja pertumbuhan dan kelangsungan hidup lobster
pasir masih belum tersedia. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh
penambahan kandungan liso-fosfolipid dalam pakan terhadap pertumbuhan dan
kelangsungan hidup benih lobster pasir. Puelurus lobster pasir berbobot 0,42 ± 0,01
g yang berasal dari Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung dipelihara dalam bak
kontainer 70 x 46 x 35 cm dengan kepadatan 16 ekor/wadah. Terdapat empat
perlakuan, yaitu penambahan liso-fosfolipid ke dalam pakan sebanyak 0; 0,5; dan
1 %/kg. Pakan juga ditambahkan astaxanthin untuk meningkatkan warna lobster
sebesar 0,08%. Benih lobster dipelihara selama 60 hari, dan diberi pakan sebanyak
30% dari biomassa dengan frekuensi 4 kali/hari pada pukul 09.00, 12.00, 15.00, dan
21.00 WIB. Hasil penelitian menunjukkan penambahan kandungan liso-fosfolipid
dalam pakan tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelangsungan
hidup benih lobster pasir. One important factor that can influence the growth and survival of sand lobsters
(Panulirus homarus) is feed. Artificial feed that can improve the growth
performance and survival of sand lobsters is still not available. This study aims to
evaluate the effect of adding lyso-phospholipid content in feed on the growth and
survival of sand lobster seeds. Puelurus sand lobster weighing 0,42 ± 0.01 g
originating from Krui, Pesisir Barat Regency, Lampung was reared in a 70 x 46 x
35 cm container with a density of 16 fish/container. There were four treatments,
namely adding lyso-phospholipids to the feed as much as 0; 0,5; and 1%/kg.
Astaxanthin is also added to the feed to increase lobster color by 0,08%. Lobster
seeds are maintained for 60 days, and fed with 30% of the biomass with a frequency
of 4 times/day at 09.00, 12.00, 15.00 and 21.00 WIB. The results of the study
showed that adding lyso-phospholipid content to the feed had no significant effect
on the growth and survival of sand lobster seeds.
Collections
- UT - Aquaculture [2191]
