View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Peningkatan nilai nutrisi ampas sagu (Metroxylon sp.) sebagai bahan pakan monogastrik melalui teknologi fermentasi menggunakan aspergillus niger

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (6.700Mb)
      Date
      1994
      Author
      Rosmini, Sitti
      Sofyan, Lily Amalia
      Kompiang, I Putu
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Ampas sagu merupakan limbah dari pengolahan sagu yang belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai pakan ternak, karena nilai nutrisinya yang rendah. Sehubungan hal tersebut perlu upaya meningkatkan nilai nutrisi ampas sagu sebelum diberikan ke ternak, diantaranya dengan teknologi fermentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan nilai nutrisi dan pemanfaatan ampas sagu sebagai bahan pakan ternak khususnya monogastrik. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pakan dan Kandang Ayam Petelur Balai Penelitian ternak Ciawi-Bogor, selama 5 bulan dari bulan April sampai september 1994. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) (Steel dan Torrie, 1981), dengan 2 perlakuan lama inkubasi dan 3 kelompok berdasarkan waktu pembuatan media. Jarak waktu pembuatan media adalah 2 hari. Setiap kelompok terdiri atas 5 ulangan. Perlakuannya adalah fermentasi ampas sagu dengan lama inkubasi 0 hari (To) sebagai kontrol dan fermentasi ampas sagu dengan lama inkubasi 4 hari (T4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lama inkubasi sangat nyata berpengaruh terhadap kadar pati, kadar bahan kering hilang dan kadar protein murni (P<0,01) dan berpengaruh nyata terhadap nilai pH media (P<0,05). Sedangkan pengaruh waktu pembuatan media (kelompok) hanya nyata (P<0,05) terhadap kadar bahan kering media. Kadar protein murni ampas sagu fermentasi berdasarkan produk akhir, mengalami peningkatan sebesar 12,30%, kadar abu 2,76%, kadar serat kasar 3,81%, sedangkan kadar pati turun 29,51% dibandingkan ampas sagu tanpa fermentasi. Nilai energi metabolis meningkat dari 3374 kal/g menjadi 3884 kal/g setelah fermentasi. Kadar bahan kering yang hilang sebesar 26,45%. Jika kadar bahan kering yang hilang ini diperhitungkan, maka peningkatan kadar protein murni yang terjadi hanya 8,51%, sedangkan kadar serat kasar turun 2,07% dibanding ampas sagu tanpa fermentasi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/152563
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository