Pengujian kualitas sorgum produk fermentasi berdasarkan metode sibbald
Abstract
Sorgum salah satu bahan pakan yang mempunyai potensi yang besar dalam penggunaannya sebagai makanan ternak, tetapi sorgum mempunyai suatu zat anti nutrisi yang dapat menurunkan efektifitas penggunaannya sebagai bahan pakan. Fermentasi pada sorgum diharapkan dapat meniungkatkan penggunaan sorgum sebagai makanan ternak. Pada dasarnya salah satu pertimbangan suatu bahan
dipakai sebagai pakan adalah kandungan energi dan protein
bahan tersebut. Penggunaan energi yang umum dipakai
adalah energi metabolis sedangkan nilai retensi protein
dapat dilihat melalui retensi nitrogen.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai retensi nitrogen dan energi metabolis sorgum produk fermentasi.
Ternak yang digunakan adalah 15 ekor ayam jantan pembibit broiler. Bahan pakan yang diuji adalah sorgum tanpa fermentasi (STF) dan sorgum yang difermentasi dengan menggunakan kapang Aspergillus niger (SAN), Aspergillus oryzae (SAO) dan Rhizopus oryzae (SRO).
Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Jika terdapat perbedaan antar perlakuan dilanjutkan dengan Uji Jarak Duncan (Steel dan Torrie, 1991).
Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang nyata (P>0.05) untuk nilai retensi nitrogen dan energi metabolis dari masing-masing perlakuan.
