Pengaruh pemberian berbagai macam ransum terhadap penampilan ayam kampung petelur umur 16-18 bulan
Abstract
Penelitian ini dilakukan di Komplek Yayasan Pondok Pesantren Pertanian
Darul Falah, Ciampea, Bogor, selama dua bulan dimulai awal Juni 1996 sampai akhir
Agustus 1996. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan susunan ransum
yang murah dan efisien untuk ayam kampung petelur.
Ayam kampung yang dipakai sebanyak 60 ekor dan merupakan ayam yang mendekati masa afkir (umur 1618 bulan). Ransum yang dipakai terdiri atas ransum komersil (R1) dengan kandungan energi metabolis 2900 kkal/kg dan protein 17%, R2 dengan kandungan energi metabolis 2800 kkal/kg dan protein 17% serta R3 dengan kandungan energi metabolis dan protein yang sama dengan R2.
Rancangan percobaan yang dipakai adalah Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari tiga perlakuan ransum dan 4 ulangan yang masing-masing ulangan terdiri atas lima ekor ayam. Untuk melihat pengaruh perlakuan terhadap penampilan ayam kampung dilakukan analisis sidik ragam.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan ransum tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan berat badan, berat telur, konversi ransum, produksi telur Hen-Day dan produksi telur Hen-House. Dilihat dari Income Over Feed Cost, pemakaian R3 paling menguntungkan.
