View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh tiga macam cara kerja terhadap efisiensi kerja ternak kerbau

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (7.265Mb)
      Date
      1994
      Author
      Sachroni
      Kartiarso
      Bakrie, Bachtar
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilakukan di Balai Penelitian Ternak Ciawi, Bogor. Penelitian berlangsung selama 4 minggu pada bulan Desember 1990. Penelitian bertujuan untuk menentukan cara kerja yang paling efisien diantara tiga cara kerja yang diteliti, yaitu cara kerja: (1) tunggal (T), (2) berpasangan menggunakan pasangan leher (yoke) tunggal (GT) dan (3) berpasangan menggunakan yoke ganda (GG). Efisiensi kerja tersebut dilihat dari segi kecepatan berjalan, produksi tenaga dan energi yang digunakan saat kerja. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial 3 x 2, dengan 25 ulangan. Analisa dilanjutkan dengan uji Least Significant Difference (LSD) menurut Steel dan Torrie (1980). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan berjalan, produksi tenaga dan energi total dipengaruhi oleh cara kerja: T, GT dan GG (P<0.01). Berdasarkan uji LSD tampak bahwa untuk setiap parameter yang diukur, meliputi kecepatan berjalan, produksi tenaga dan energi total, cara kerja T lebih tinggi (P<0.01) dibandingkan GT dan GG. Berdasarkan perhitungan kebutuhan energi saat kerja, tampak bahwa ternak T membutuhkan energi yang lebih tinggi dibandingkan GT dan GG, masing-masing 1.61, 1.50 dan 1.54 kali kebutuhan energi untuk hidup pokok. Ditinjau dari penyediaan pakan, penggunaan ternak T lebih efisien dibandingkan GT dan GG. Walaupun jumlah energi per ekor ternak T lebih tinggi dibandingkan GT dan GG, tetapi bila dilihat dari jumlah total energi yang diberikan untuk sepasang ternak GT dan GG, kebutuhan energi T masih lebih rendah.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/152519
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository