View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pemupukan nitrogen dan interval pemotongan terhadap produktivitas rumput pennisetum polystachion

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (6.742Mb)
      Date
      1997
      Author
      Sujatmiko, Siti Khotijah
      Jayadi, Sudarsono
      Abdullah, Luki
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Hijauan makanan ternak merupakan unsur penting dalam pemeliharaan ternak ruminansia. Pada umumnya hijauan yang digunakan, terutama oleh peternakan rakyat, adalah rumput alam seperti Pennisetum polystachion. Tanaman ini sangat mudah beradaptasi di daerah kering. Ketinggian tempat untuk tumbuh mencapai 2400 di atas permukaan laut. Pada saat muda disukai oleh ternak dan bila sudah tua dibuat hay. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemupukan nitrogen dan interval pemotongan serta interaksinya terhadap rumput Pennisetum polystachion dalam rangka meningkatkan produktivitasnya. Penelitian ini menggunakan rancangan Acak Lengkap dengan pola faktorial 3x4 dan ulangan sebanyak empat kali. Tempat yang digunakan adalah rumah kaca Laboratorium Lapang Agrostologi Jurusan Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak selama bulan April sampai Agustus 1997. Dari perlakuan pemupukan nitrogen yang diberikan, nampak bahwa pemberian pupuk nitrogen menghasilkan pertambahan. tinggi vertikal, berat kering biomassa dan serat kasar yang lebih tinggi, sedangkan inteval pemotongan mempengaruhi jumlah anakan. Pengaruh kedua perlakuan secara bersama mempengaruhi rasio daun-batang dan kandungan protein kasar, namun interaksi antar kedua perlakuan tidak berbeda nyata. Pemupukan nitrogen 75 dan 225 kg N/ha menghasilkan pertambahan tinggi vertikal dan berat kering biomassa yang tinggi, tetapi menghasilkan serat kasar dan rasio berat kering daun-batang yang tinggi pula, selain itu, dibandingkan dengan pemupukan 75 kg N/ha, pemupukan 225 kg N/ha menghasilkan kandungan protein kasar yang tinggi. Perlakuan interval pemotongan yang terbaik adalah 30 hari setelah tanam dibandingkan dengan inteval pemotongan 40 dan 50 hari, karena dengan interval pemotongan tersebut dapat meningkatkan jumlah anakan, rasio berat kering daun-batang dan kandungan protein. Dengan demikian maka tanaman ini, untuk menghasilkan produksi yang optimal menggunakan dosis pupuk nitrogen 75-225 kg N/ha dan interval pemotongan 30 hari. Saran untuk menindaklanjuti penelitian ini adalah dilakukannya penelitian di lapang, penelitian aspek agronomis lain dan mengadaan benih (bibit).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/152516
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository