Evaluasi Pemberian Tepung Pucuk Daun Mengkudu (Morinda citrifolia) dalam Ransum terhadap Saluran Pencernaan, Organ Dalam, dan Histopatologi Jejunum Puyuh
Abstract
Produktivitas puyuh dipengaruhi oleh kesehatan saluran pencernaan yang dapat ditingkatkan dengan tepung pucuk daun mengkudu (TPDM) yang tinggi antioksidan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesehatan saluran pencernaan, organ dalam, dan histopatologi jejunum puyuh. Penelitian ini menggunakan 300 ekor puyuh berumur 4 minggu sampai 14 minggu. Rancangan acak lengkap digunakan dalam penelitian dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan yang terdiri atas P0 (ransum kontrol), P1 (ransum mengandung 2% TPDM), P2 (ransum mengandung 4% TPDM), P3 (ransum mengandung 6% TPDM), dan P4 (ransum mengandung 8% TPDM). Peubah yang diamati adalah ukuran saluran pencernaan dan organ dalam, serta histopatologi jejunum puyuh. Data dianalisis dengan ANOVA dan diuji lanjut Duncan apabila terdapat pengaruh nyata. Hasil menunjukkan bahwa pemberian 8% TPDM nyata (P<0,05) meningkatkan bobot kolon, (P<0,01) histopatologi jejujum. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian TPDM dalam ransum hingga 8% tidak berpengaruh negatif terhadap saluran pencernaan, organ dalam, dan histopatologi jejunum puyuh. Perlakuan 8% TPDM dalam ransum dapat meningkatkan kesehatan usus halus yang ditunjukkan dengan meningkatnya luas permukaan vili dengan rasio tinggi vili dan kedalaman kripta paling baik. Quail productivity is determined by digestive tract health that can improves
by feeding noni leaf shoot meal (NLSM) contain antioxidants. This study aims to evaluate the feeding of NLSM on the digestive tract health, internal organs, and histopathology of jejunal quails. This study used 300 quails of 4 weeks to 14 weeks of age. Completely randomized design was used with 5 treatments and 4 replicants were P0 (control diet), P1 (diet contain 2% NLSM), P2 (diet contain 4% NLSM), P3 (diet contain 6% NLSM), and P4 (diet contain 8% NLSM). The variables observed were digestive tract, internal organs, and histopathology of jejunal quails. The data were analyzed using ANOVA and further tested by Duncan if there was significant different. The result showed that feeding 8% NLSM significantly (P<0.05) increased colon weight and (P<0.01) villous indicators. The conclusion of this study that feeding NLSM up to 8% did not affect negative on the digestive and internal organs and also can improves the surface area with the best ratio of villous height to crypt depth.
