View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Evaluasi nilai derajat keasaman (pH), daya hantar listrik dan organoleptik daging ikan tuna segar paada berbagai tingkatan mutu

      Thumbnail
      View/Open
      full text (10.39Mb)
      Date
      1999
      Author
      Septarina, Dede Gilang
      Suwandi, Ruddy
      Suptijah, Pipih
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kerusakan pada ikan dapat terjadi baik secara biokimiawi maupun secara mikrobiologi. Kerusakan biokimiawi disebabkan oleh adanya enzim-enzim dan reaksi tersebut masih berlangsung pada tubuh ikan segar. Kesegaran ikan merupakan tolok ukur untuk membedakan ikan yang kualitasnya tidak baik dan ikan yang baik kualitasnya. Ikan dikatakan masih segar apabila perubahan-perubahan biokimiawi, mikrobiologi dan fisikawi yang terjadi belum menyebabkan kerusakan berat pada ikan. Nilai daya hantar listrik dipengaruhi oleh jumlah elektrolit yang terdapat pada tubuh ikan. Elektrolit tersebut akan meningkat apabila terjadi reaksi enzimatis ketika ikan berada pada tahap pre-rigor. Reaksi enzimatis tersebut akan berlangsung cepat apabila suhu meningkat. Contoh reaksi ezimatis yang menghasilkan elektrolit adalah proses penguraian glikogen yang akan menghasilkan asam laktat, proses ini dinamakan glikolisis. Selain itu, pada tahap rigor nilai daya hantar listrik akan meningkat lebih besar karena adanya aktivitas bakteri yang menguraikan daging ikan sehingga menghasilkan elektrolit yang dapat meningkatkan daya hantar listrik. Dalam penelitian ini dilakukan penentuan kesegaran ikan dengan cara kimiawi yaitu dengan mengukur pH daging ikan, dimana pH daging ikan awal rata-rata diatas 6,0 tetapi masih berada pada kisaran pH yang sesuai dengan standar pH ikan segar. Penilaian checker cukup baik, ikan mutu AA ternyata memiliki pH mendekati normal hal itu berarti ikan tersebut masih segar karena masih berlangsung proses enzimatis dan belum terjadi proses mikrobiologi yang berat. Pada umumnya ikan yang sudah tidak segar lagi, dagingnya mempunyai pH lebih basa (tinggi) apabila dibandingkan dengan ikan yang masih segar atau tingkat kesegarannya tinggi. Pada pengamatan selama waktu penyimpanan 8 jam pada suhu kamar, pH ikan akan terus meningkat...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/151907
      Collections
      • UT - Aquaculture [2191]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository