Modul Deep learning Yolo untuk Menghitung Jumlah Pohon Karet Berbasis Foto Udara dari Pesawat Nirawak (UAV).
Abstract
Penelitian bertujuan mendeteksi pohon karet menggunakan model deep
learning dari foto udara yang merupakan salah satu metode cepat perhitungan
populasi pohon karet. Data sensus pohon karet menyediakan data penting terkait
produktivitas karet, kebutuhan pupuk, dan jumlah pekerja yang dibutuhkan.
Tahapan dimulai dengan Pengumpulan, pemotongan, identifikasi, dan pelabelan
dataset, pengujian Model deep learning, analisis hasil dan perbaikan Model deep
learning. Analisis confusion matrix pada Foto Udara yang diambil pada ketinggian
200m dari dua lokasi yang berbeda menghasilkan masing-masing 258 pohon karet
terdeteksi dan 31 tidak terdeteksi di lokasi pertama, dan sebanyak 243 pohon karet
terdeteksi dan 33 yang tidak terdeteksi pada lokasi kedua. Sedangkan analisis foto
udara yang diambil dari ketinggian 120m mendeteksi lebih sedikit pohon karet,
yakni 170 pohon karet terdeteksi dan 109 tidak terdeteksi. Hal ini dikarenakan
model hanya dilatih dengan dataset pada ketinggian 200 m. Perbedaan ketinggian
pengambilan Foto Udara berpengaruh pada bentukan dan besaran tajuk yang
dimiliki oleh objek pohon karet pada area tersebut. Model menunjukkan hasil yang
baik dalam mendeteksi objek pohon karet pada foto yang diambil dari dua
ketinggian tersebut. Dalam evaluasi umum, didapatkan rata–rata Acuraccy 77,06%,
Precision 79,8%, dan recall 95,5%.
