View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquaculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Formulasi pengharum ruangan dari karaginan

      Thumbnail
      View/Open
      full text (14.81Mb)
      Date
      1999
      Author
      Wicaksono, Bambang
      Ibrahim, Bustami
      Setyaningsih, Iriani
      Anggadiredja, Jana
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Industri pengolahan rumput laut di Indonesia merupakan salah satu jenis agroindustri penting dengan potensi yang nyata untuk pertumbuhan dan pendapatan di daerah pedesaan. Perkembangan industri rumput laut tidak terlepas dari keunggulan komparatif yang dimiliki Indonesia. Perairan laut Indonesia secara geografis termasuk kawasan tropis dengan panjang garis pantai 81.000 km yang didalamnya terkandung salah satu sumberdaya hayati yang cukup potensial dari sub sektor perikanan yaitu rumput laut dengan jenis-jenisnya yang cukup beragam. Dari 555 jenis rumput laut yang ada di perairan Indonesia saat ini mempunyai nilai ekonomis penting termasuk di dalamnya kelas Rhodophyceae atau alga merah. Adapun yang dapat diusahakan secara komersial dari kelas tersebut adalah tiga alga merah yaitu: Euchema (mengandung karaginan), Gracilaria dan Gelidium (mengandung agar-agar) (Anggadiredja, 1993). Ekspor rumput laut kering tahun 1996 sejumlah 17.526 ton dengan nilai US$ 13,36 dan meningkat menjadi 4.857 ton senilai US$ 4,96 juta pada kuartal pertama tahun 1997. Ekspor agar-agar pada tahun 1996 sebesar 981 ton dengan nilai US$ 4,86 juta dan pada kuartal pertama 1997 sebesar 267 ton dengan nilai US$ 1,49 juta. Hal ini merupakan dilema bagi industri pengolahan rumput laut yang selalu kekurangan bahan baku dalam meningkatkan produksinya untuk memenuhi permintaan ekspor, sehingga impor produk rumput laut setiap tahunnya semakin meningkat, terutama produk hasil olahannya. Impor agar-agar pada tahun 1996 ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149788
      Collections
      • UT - Aquaculture [2191]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository