Mempelajari proses kerusakan fisik buah tomat (Lycoporsicum esculentum Mill.) dalam bangunan sederhana
Abstract
Dipelajari pengaruh suhu dan lama penyimpanan terha- dap perubahan kualitas tomat dan kebutuhan beban pendingi- nannya dalam bangunan yang menggunakan tripleks.
Tomat pada penelitian ini disimpan pada 3 (tiga) kon- disi penyimpanan masing-masing pada suhu 0 5° C, 5- - 10°C dan 25 30° C (suhu lapang), dengan lamanya penyimpanan - 12 (dua belas) hari.
Pengamatan dilakukan setiap hari terhadap perubahan Total asam, Total gula, Vitamin C, Kadar air, PH, Kekera- san, dan Pola respirasinya.
Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan, bahwa suhu dan lamanya penyimpanan sangat berpengaruh terhadap perubahan kualitas tomat yang disimpan. Ditinjau dari keseluruhan mutu tomat yang dianalisa, disimpulkan bah- wa penyimpanan pada kondisi suhu 5 10° C adalah yang - terbaik, dengan lama penyimpanan maksimal 8 hari, sehing- ga kesegarannya masih baik.
Dengan menggunakan tripleks sebagai bangunan penyim- panannya, maka selama penyimpanan 8 (delapan) hari pada suhu 5 10°C dibutuhkan 1.967 ton pendinginan....
