View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pemberian jamur merang ( Volvariella volvacea Fr. Sing ) terhadap nilai gizi jerami padi ( Oryza sativa Linn. ) yang telah ditambah NaOH, urea dan belerang

      Thumbnail
      View/Open
      full text (10.86Mb)
      Date
      1981
      Author
      Djatmika, R.
      Sutardi, Toha
      Sigit, Nur Aeni
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Suatu penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian jamur merang terhadap nilai gizi jerami padi yang telah ditambah NaOH, Urea dan Belerang sudah dilaksanakan di Laboratorium Ruminologi, Departemen Ilmu Makanan Ternak Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor sejak tanggal 23 Mei 1981 sampai dengan tanggal 15 Juli 1981. Penelitian dilakukan dengan menggunakan sistem fermen- tasi in vitro dalam inkubator berpenangas air bergoyang pada suhu 39 derajat Celcius. Parameter yang diukur adalah Kadar N-Amonia (N-NHz) Keto dengan metoda Conway, Kadar Asam Lemak Atsiri (VFA) Total dengan metoda Destilasi Uap, Koefisien Cerna Bahan Kering (KCBK) dan Koefisien Cerna Bahan Organik (KCBO) dengan metoda Tilley dan Terry. Rancangan percobaan yang digunakan adalah kelompok dalam faktorial 3x2x3 dengan tiga kali ulangan dan perlakuan. pemberian jamur merang (0, 1.5, dan 3%), lama pembasahan dalam larutan NaOH (0, 2 dan 4 jam) serta pemberian larutan NaOH (perendaman dan penyemprotan). Jerami padi sebelum dianalisa, ditambah NaOH (4%), urea (4.5%) dan belerang (0.2%). Sebagai ulangan adalah kelompok cairan rumen ternak donor sapi pedaging. Hasil penelitian ini adalah bahwa kadar N-Amonia neto, kadar VFA total, KCBK dan KCBO menunjukkan tidak adanya per bedaan akibat pemberian jamur merang. Meski tidak nyata secara statistik, cara pemberian larutan NaOH mempunyai kecenderungan mempengaruhi kadar N-Amonia neto. Kadar N-Amonia neto dengan penyemprotan lebih tingg dibandingkan perendaman pada pembasahan 2 jam (10.5925 vs 9.7054 mM). Kadar VFA total berbeda sangat nyata (P/0.01) karena perlakuan lama pembasahan. Kadar VFA total menurun searah dengan meningkatnya lana pembasahan. Hubungan ini digambar kan dalam persamaan garis Y 192.972 6.0198X. Nilai Y adalah kadar VFA total mM) dan X adalah lama pembasahan dalam larutan NaOH (jam), Kadar VFÅ total menurun 6.0198mM...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147633
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository