Evaluasi kandungan nutrisi rumput laut dan penggunaannya dalam ransum sapi perah
Abstract
Sapi perah membutuhkan hijauan untuk kesehatan, produksi yang tinggi dan
reproduksi. Keterbatasan ketersediaan hijauan perlu adanya alternatif sumber
hijauan seperti rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
kandungan nutrisi beberapa jenis rumput laut dan penggunaannya dalam ransum
sapi perah dan terdiri dari dua tahap percobaan. Percobaan I dilakukan untuk
mengevaluasi lima jenis rumput laut (Sargassum, Gracilaria, Gelidium, E.
Cottoni dan E. Cottoni jumbo) untuk mendapatkan komposisi proksimat (BK,
Abu, PK, LK, SK dan BeTN), mineral (Ca dan P), fermentabilitas (VFA dan NH3),
produksi gas (Gb) dan kecernaan (KBK dan KBO). Hasil penelitian menunjukan
bahwa semua jenis rumput laut mengandung abu yang tinggi (21.93%-54.54%),
protein kasar setara dengan rumput gajah kecuali untuk E.cottonii jumbo yang
paling rendah. Sargassum dan Gracilaria sangat berpotensial sebagai pakan sapi
perah dan diuji in vitro dalam percobaan II pada taraf penggunaan 0, 5, 10, 15 dan
20% dalam ransum. Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan taraf rumput
laut dapat mengurangi pemakaian konsentrat dalam ransum. Sargassum dan
Gracilaria dapat dipakai hingga 20% tanpa mengurangi fermentabilitas dan
kecernaan.
