View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Evaluasi Pemberian Makan Pada Sapi Laktasi Berdasarkan Kondisi Faalinya

      Thumbnail
      View/Open
      full text (1.815Mb)
      Date
      1982
      Author
      Toharmat, Toto
      Sutardi, Toha
      Sigit, Nur Aeni
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Salah satu masalah dalam usaha peternakan adalah pem- berian makan. Sampai saat ini belum ada panduan pemberian makan yang layak dengan kondisi sapi dan lingkungan yang ada. Dalam panduan pembe pemberian makan, bobot hidup merupakan dasar pemberian makan, sedangkan peternak pada umumnya tidak mengetahui bobot yang sebenarnya. Oleh karena itu diperlu- kan tolok ukur lain yang lebih mudah digunakan peternak. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rumus pen- duga bobot dan menduga jumlah pemberian bahan kering, energi dan protein sesuai dengan kebutuhan pada kondisi faali yang berlainan. Untuk memperoleh rumus penduga bobot digunakan 25 ekor sapi tanpa membedakan umur dan jenis kelamin. Parameter yang diukur adalah lingkar dada dan bobot. Selanjutnya rumus tersebut digunakan untuk menilai pemberian makan pada 28 ekor sapi laktasi yang terdiri atas sembilan ekor sapi impor dan 19 ekor sapi setempat. Sapi dibedakan menurut bulan laktasi dan kali beranak. Parameter yang diukur adalah lingkar dada, produksi susu, pemberian hijauan dan konsentrat. Lingkar dada erat hubungannya dengan bobot. Hubungan ini digambarkan dengan rumus : W = 8.1442 0.022296 LD e W bobot hidup (kg); LD = lingkar dada (cm), dengan koefisien korelasi.r = 0.98. Penggunaan rumus Schoorl menghasilkan bobot dugaan yang tidak berbeda nyata dengan bobot sebenarnya. Produksi susu berhubungan erat dengan bulan laktasi yang dapat dinyatakan sebagai berikut: L = S 12.690 0.90933 L, S produksi susu (kg); bulan laktasi, koefisien korelasi r= 0.62. Produksi susu bulan berikutnya cenderung turun menjadi 86 93% dari - rataan produksi bulan sebelumnya. Pemberian bahan kering digambarkan dengan rumus umum: BK/WS a b WS, BK= hidup (kg); S bahan kering (kg); W = bobot produksi susu (kg). Persamaan pemberian...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147466
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository