View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh penghidrolisa NaOH dan abu sekam padi serta penjayaan urea dan mineral terhadap nilai gizi jerami padi secara in vitro

      Thumbnail
      View/Open
      full text (9.348Mb)
      Date
      1984
      Author
      Sulistyowati, Endang
      Sigit, Nur Aeni
      Suwandyastuti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Upaya untuk meningkatkan nilai gizi jerami padi dengan memberikan beberapa macam perlakuan terhadapnya, telah di- lakukan secara in vitro dalam rangka memenuhi kebutuhan pakan ruminansia. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Makanan Ternak dan Laboratorium Ruminologi, Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, mulai tanggal 2 Desember 1983 sampai dengan 15 Maret 1984. Pengujian dilakukan terhadap produksi Nitrogen- Amonia (n-NH₂), Asam Lemak Atsiri (VFA) dan Protein Kasar Amonia (n-NH3), Tujuh macam ransum disusun masing-masing dengan komposisi jerami padi, konsentrat, rumput Gajah dan mineral. Ransum kontrol (R) mengandung jerami tanpa diolah. Ransum pertama (R₁) mengandung jerami yang dihidrolisa dengan larutan NaCH. Ransum kedua (R) mengandung jerami yang dihidrolisa dengan fitrat larutan abu sekam padi. Ransum ketiga (R) mengandung jerami yang dihidrolisa abu sekam padi dan diperkaya dengan mineral campuran. Ransum ke- empat (R) mengandung jerami yang dihidrolisa dengan abu sekam padi dan diperkaya dengan belerang, garam dapur, kapur dan amoniasi urea. Ransum kelima (R) mengandung jerami yang dihidrolisa abu sekam padi dan amoniasi urea. Ransum keenam (Rg) mengandung jerami yang hanya diamoniasi urea. Lima tingkat lama inkubasi, masing-masing yaitu sebagai kontrol (I) adalah O jam, I selama 2 jam, I2 selama 4 jam, Iz selama 6 jam dan I, selama 8 jam. 3 4 Percobaan ini dilakukan berdasarkan rancangan acak kelompok pola faktorial 7 x 5 dalam 4 kali ulangan. Sebagai faktor pertama adalah ransum, faktor kedua adalah lama inkubasi dan sebagai ulangan digunakan sumber inokulum cair an rumen yang berasal dari seekor sapi keturunan Fries Holland jantan berfistula. Hasil penelitian menunjukkan, rataan produksi N-NH 3 dalam rumen untuk Ro, R1, R2, R R R dan Re berturut- 4' turut adalah 1.5432, 1.4372, 1.3015, 1.3852, 2.3708, 2.0482 dan 1.7809 m. Untuk lama inkubasi I, I, I, Iz dan I, masing-masing adalah 1.4338, 1.8295, 1.9489,1.6391 dan 144631 mM....
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146984
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository