Pengaruh tingkatan tetes pada tepung daun ketela pohon dalam campuran terhadap pH, konsentrasi amonia dan jumlah protozoa dalam rumen kerbau
View/ Open
Date
1985Author
Rosa, Ellya
Sofyan, Lily Amalia
Hendratno, Cornellia
Metadata
Show full item recordAbstract
Peningkatan produksi ternak ruminansia memerlukan cukup banyak penyediaan makanan ternak murah, mengandung gizi tinggi, mudah didapat dan tidak bersaing penggunaan- nya dengan manusia. Salah satu alternatif yaitu dengan memanfaatkan bahan yang berasal dari limbah pertanian dan industri pertanian dengan cara mengkombinasikannya.
Daun ketela pohon cukup baik digunakan sebagai penam- bah ransum basal mengingat kandungan proteinnya cukuр tinggi. Bahan makanan yang mengandung protein tinggi ini harus diimbangi dengan bahan makanan yang mengandung karbohidrat yang cukup, hal ini berguna untuk pembentukan protein mikroba. Sebagai sumber karbohidrat digunakan
tetes yang merupakan limbah gula tebu. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh tingkatan tetes pada tepung daun ketela pohon dalam campur- an terhadap pH, konsentrasi amonia dan jumlah protozoa rumen kerbau. Penelitian telah dilaksanakan di Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi, BATAN - Pasar Jum'at, Jakarta Selatan dari tanggal 27 Agustus 1984 sampai 1 Januari 1985.
Dalam penelitian digunakan 4 ekor kerbau betina (Bubalus bubalis) dengan bobot badan awal antara 165 kg sampai 210 kg. Perlakuan ransum berturut-turut adalah: Ransum (A) rumput ad lib + 0.5% BB (Daun Singkong), (B) rumput ad lib. + 0.5. BB (DS) + 0.3% BB (Tetes), (C) rumput ad lib. 0.5. BB (DS) + 0.4% BB (Tetes), dan (D) rumput ad lib. 0.5% BB (DS) + 0.5% BB (Tetes). cangan percobaan yang digunakan adalah rancangan Bujur Ran- Sangkar Latin, terdiri empat perlakuan, empat hewan perco- baan dan empat perioda. Tiap perioda berlangsung selama 30 hari, 15 hari pertama untuk adaptasi dan 15 hari berikut-
nya untuk pengamatan. Untuk melihat perbedaan antar perla- kuan digunakan uji jarak Duncan. Analisa sidik ragam didapatkan bahwa pH cairan rumen
dipengaruhi oleh penambahan tetes pada tepung daun ketela pohon, pengaruh nyata (P < 0.01) terlihat pada 3 jam sete- lah makan. Uji jarak Duncan menunjukkan ransum A berbeda nyata (P0.01) dengan C dan D (6.62 vs 5.95 dan 5.48) dan berbeda nyata (P <0.05) dengan ransum B (6.12)...
