Pengaruh tingkat penggantian kedelai yang telah dipanaskan dengan kedelai mentah dalam ransum terhadap penampilan burung puyuh (Coturnix coturnix japonica)
View/ Open
Date
1989Author
Ritonga, Taviv
Amrullah, Ibnu Katsir
Dewi, Panca
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini dilakukan di Kandang Jurusan Ilmu Nut- risi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Institut Per- tanian Bogor, sejak tanggal 14 Desember 1987 sampai dengan tanggal 11 Januari 1988.
Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui pengaruh tingkat penggantian kedelai yang telah dipanaskan dengan kedelai mentah dalam ransum terhadap pertambahan bobot hi- dup, konsumsi ransum, konversi ransum dan berat pankreas dari ternak puyuh. Banyaknya tingkat penggantian kedelai yang digunakan yaitu 0., 20 dan 40% dari total kedelai (25%) yang dipakai dalam ransum penelitian.
Rancangan percobaan yang digunakan ialah Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan (tingkat penggantian ke- delai) dan tiga ulangan. Setiap ulangan (unit percobaan) terdiri atas lima ekor puyuh jantan yang telah berumur dua minggu. Ransum dan air minum diberikan ad libitum. Data yang diperoleh diolah dengan uji ragam dan untuk melihat pengaruh tingkat perlakuan digunakan uji jarak Duncan's.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh tingkat penggantian kedelai yang telah dipanaskan dengan kedelai mentah dalam ransum sampai tingkat 40 persen tidak menga- kibatkan perbedaan yang nyata terhadap pertambahan bobot hidup, konsumsi ransum dan konversi ransum. Akan tetapi pengaruh antara perlakuan terhadap berat pankreas berbeda nyata (P0.05). Berat pankreas pada penggantian 40% sa- ngat nyata lebih besar (P < 0.01) dibanding tanpa penggan- tian. Berat pankreas penggantian 20% lebih besar (P Z 0.05) dari berat pankreas tanpa penggantian. Penggantian 20% dan 40% tidak menunjukkan perbedaan yang nyata.
Berdasarkan penelitian ini ternyata puyuh dapat bera- daptasi terhadap kedelai mentah namun sebagai kompensasinya puyuh mengalami pembesaran pankreas.
