Pengaruh Penggunaan Bungkil Inti Sawit Terhadap Pertambahan Bobot Badab, Konsumsi Bahan Kering dan Efisiensinya Pada Ternak Domba
View/ Open
Date
1986Author
Sudariyanti, Titik
Wiradarya, Tantan R.
Duljaman, Maman
Metadata
Show full item recordAbstract
Pengadaan makanan ternak yang baik dari segi kualitas dan kuantitasnya sangatlah diperlukan. Usaha-usaha pening katan produksi dan pengembangan ternak ruminansia sangat erat hubungannya dengan penyediaan makanan yang mengandung gizi tinggi, murah, mudah didapat dan tidak bersaing peng- gunaannya dengan manusia. Salah satu kemungkinan untuk me ngatasi masalah makanan ternak adalah dengan memanfaatkan limbah industri pertanian seperti limbah industri pengolah an kelapa sawit.
Dari hasil ikutan dan limbah pengolahan kelapa sawit yang banyak disoroti sebagai sumber bahan makanan ternak adalah bungkil inti sawit (Palm Kernel Cake), serat buah (Palm Press Fiber) dan lumpur minyak sawit (Palm Oil Slud ge).
Limbah industri pengolahan kelapa sawit mempunyai pо- tensi besar sebagai penambah ransum basal ternak ruminan- sia, mengingat kandungan proteinnya yang cukup tinggi. Penambahan bungkil kelapa sawit ini diperlukan karena pa- da umumnya ransum basal ruminansia di daerah tropis terdi ri atas hijauan yang rendah kualitasnya.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bungkil inti sawit terhadap pertambahan bobot badan, konsumsi bahan kering dan efisiensi penggunaan ma- kanan. Penelitian telah dilaksanankan di Unut Pendidikan dan Penelitian Peternakan Jonggol, Institut Pertanian Bo- gor dari tanggal 11 September sampai 6 Oktober.
Dalam penelitian digunakan 15 ekor domba jantan lo- kal. Perlakuan ransum berturut-turut adalah : Ransum basal (RB1), R2 = RB2 + 50% BK RB2,
Ransum R1 = R3 = RB3+ 100% BK RB3, R4 RB4+ 150% BK RB4 dan RS RB5 + 200% BK RB5. Penambahan bahan kering diatas ransum basal berasal dari bungkil inti sawit. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok. Penelitian berlangsung selama 26 hari, 10 hari yang perta ma untuk adaptasi, 10 hari berikutnya untuk konsumsi dan enam hari terakhir untuk koleksi.
Penambahan tingkat bungkil inti sawit dalam ransum basal meningkatkan konsumsi bahan kering (P/ 0.01) dan mem perlihatkan hubungan linier (P/ 0.05) dengan persamaan...
